Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dapat Suntikan Dana Bangub Jateng, Pemkot Solo Kebut Normalisasi Drainase Todipan Target 45 Hari Rampung

Silvester Kurniawan • Senin, 24 November 2025 | 00:14 WIB
Normalisasi drainase yang menyasar Kampung Todipan, Purwosari, Solo.
Normalisasi drainase yang menyasar Kampung Todipan, Purwosari, Solo.

RADARSOLO.COM - Pemkot Solo punya waktu 45 hari untuk menyelesaikan proyek normalisasi drainase yang menyasar Kampung Todipan, Purwosari.

Menyusul adanya suntikan dana segar dari Dana Bantuan Gubernur (Bangub) Provinsi Jawa Tengah.

Targetnya, proyek penanganan banjir dan genangan di wilayah itu rampung sebelum akhir2025.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Solo Nur Basuki membenarkan bahwa dalam dua pekan terakhir pekerjaan fisik normalisasi drainase di wilayah aliran sungai (drainase besar, Red) di Kampung Todipan, Purwosari, Laweyan mulai dilakukan.

Pemkot mendapat tambahan anggaran dari Bangub Jawa Tengah senilai Rp 3 miliar untuk memaksimalkan pekerjaan hingga penghujung 2025 ini.

“Sebetulnya untuk bangubnya kita mendapatkan Rp 5,1 miliar. Namun menimbang berbagai hal seperti sisa waktu di 2025 ini dan unsur cuaca yang sudah memasuki penghujan, akhirnya hanya diambil sebagian," ujar Nur, Minggu (23/11/2025).

"Jadi hanya Rp 3 miliar saja yang dipakai untuk memaksimalkan normalisasi drainase di Todipan Purwosari,” imbuh dia.

Normalisasi drainase di Todipan, Purwosari menyasar pengerukan sedimentasi di dalam sungai atau drainase utama.

Selanjutnya akan dilakukan peninggian tebing sungai atau peninggian talut agar daya tampung air saat terjadi hujan bisa lebih besar.

Hal ini dilakukan sebagai langkah awal untuk menyelesaikan persoalan genangan dan banjir yang muncul di wilayah tersebut.

“Kita punya waktu 45 hari untuk menyelesaikan ini, jadi sampai 25 Desember 2025 baru menyasar drainase utamanya. Untuk drainase di perkampungan sekitarnya bisa disusulkan di tahun selanjutnya,” beber Nur Basuki.

Mengingat sebelumnya pemkot juga melakukan normalisasi saluran drainase di sejumlah segmen di Jalan KH Samanhudi,

Tambahan anggaran dari Bangub Provinsi Jawa Tengah juga digunakan untuk pengerukan awal di titik-titik lain yang belum didanai APBD Solo 2025.

Seperti di di sisi barat Jalan KH Samanhudi atau dekat dengan di titik normalisasi drainase yang ada di Kampung Todipan, Purwosari.

Sementara itu, Walikota Solo Respati Ardi meminta seluruh jajarannya memaksimalkan proyek penanganan genangan dan banjir.

Cuaca dan sejenisnya diharapkan tidak menjadi kendala yang menyebabkan pada keterlambatan penyelesaian proyek.

Untuk yang belum tersentuh pada tahun 2025, dilanjutkan pada 2026 mendatang. (ves)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#walikota solo respati ardi #bangub #drainase #Purwosari #Normalisasi #todipan