RADARSOLO.COM - Sepekan digelar, Satlantas Polresta Solo mencatat ratusan pelanggaran lalu lintas selama Operasi Zebra Candi 2025. Penindakan didominasi tilang elektronik atau ETLE statis, disusul teguran kepada para pengendara yang kurang disiplin.
Berdasarkan rekapitulasi Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Solo, total ada 651 tindakan selama sepekan. Angka ini mencakup tilang dan teguran atas berbagai pelanggaran di jalan raya.
Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Agung Yudiawan, melalui Kasubnit 2 Gakkum Ipda Yuli Nurus Yani, mengatakan jumlah surat tilang yang diterbitkan mencapai 221. Dari total itu, 217 merupakan tilang melalui ETLE statis, sedangkan tilang manual yang masih diberlakukan secara terbatas mencatat empat kasus.
Di luar penindakan tilang, petugas juga menjatuhkan 430 teguran untuk pelanggaran ringan.
“Sebagai langkah preventif, personel memberikan teguran dan edukasi agar pengendara lebih berhati-hati serta fokus saat berada di jalan,” ujar Yuli.
Pelanggaran yang ditemukan beragam, mulai penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi mobil yang tidak mengenakan sabuk keselamatan, sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang, hingga pengendara yang nekat melawan arus.
Dalam periode yang sama, Satlantas juga mencetak dan mengirimkan 576 Surat Konfirmasi kepada pemilik kendaraan yang terekam melanggar melalui ETLE. Dari jumlah tersebut, 221 pelanggar telah menyelesaikan administrasi denda.
Untuk kasus kecelakaan lalu lintas, Yuli menyebut ada 10 kejadian sepanjang 17–23 November 2025. Seluruhnya telah ditangani petugas.
“Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat. Total ada 12 korban luka ringan. Kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan ditaksir mencapai Rp5,6 juta,” jelasnya.
Yuli mengimbau masyarakat tetap mematuhi aturan demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di Solo.
“Dengan kesadaran bersama untuk berkendara secara tertib dan berhati-hati, kondisi lalu lintas yang aman dan nyaman dapat terwujud,” pungkasnya. (atn/nik)
Editor : Niko auglandy