RADARSOLO.COM – Momen libur akhir tahun 2025 diprediksi memicu lonjakan mobilitas masyarakat di berbagai kota besar, termasuk Kota Bengawan. Untuk menjawab tingginya kebutuhan perjalanan pada musim puncak liburan tersebut, Gojek meluncurkan rekomendasi destinasi, yakni berupa kurasi lokasi wisata, kuliner, hingga pusat belanja yang terintegrasi langsung dengan layanan transportasi dalam aplikasi.
Kurasi ini disusun berdasarkan tren perjalanan para pengguna Gojek dan destinasi yang tengah naik daun di sejumlah daerah. Minat wisatawan terhadap hidden gems, destinasi singgah, serta pengalaman budaya autentik juga terus meningkat, sejalan dengan prediksi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bahwa tren cultural immersion masih mendominasi preferensi wisatawan nusantara.
Head of Corporate Affairs Central West Java Gojek Guntur Arbiansyah menyampaikan, lonjakan mobilitas akhir tahun menuntut masyarakat memiliki panduan perjalanan yang lebih praktis dan terjangkau.
“Rekomendasi Destinasi kami rancang untuk mempermudah masyarakat menikmati libur akhir tahun dengan nyaman. Ada tiga kemudahan sekaligus: rekomendasi destinasi berbasis insight lokal, diskon perjalanan GoRide dan GoCar hingga Rp 30 ribu, serta integrasi langsung dengan berbagai layanan mobilitas. Tinggal klik, pengguna bisa langsung Let’sGojek! menjelajah lokasi menarik dengan harga lebih hemat,” jelasnya.
Untuk koridor Jogja–Solo, Gojek memprediksi peningkatan mobilitas signifikan, terutama pada periode puncak libur Natal dan Tahun Baru. Tingginya aktivitas wisata di dua kota budaya ini membuat Gojek memperkuat layanan GoTransit yang saat ini telah terintegrasi dengan perjalanan Kereta Commuter Line.
Melalui fitur terbaru GoTransit, pengguna dapat memesan perjalanan kereta dan GoCar dalam satu transaksi. Inovasi ini dinilai sangat membantu wisatawan keluarga yang ingin menjelajah dua kota tanpa harus khawatir kemacetan. Mereka juga bisa menikmati potongan harga hingga Rp 40 ribu menggunakan kode promo GOSTASIUN.
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani mengapresiasi inovasi Gojek tersebut karena dianggap turut memperkuat konektivitas antardaerah di masa kunjungan wisata tinggi.
“Aplikasi Gojek terbukti memudahkan mobilitas, dan ini berdampak langsung pada pergerakan ekonomi lokal. Menjelang akhir tahun, Jogja–Solo pasti salah satu rute dengan mobilitas tertinggi. Kami berharap kolaborasi ini bisa disinkronkan dengan program pariwisata daerah agar semakin optimal,” ujar Astrid. (atn/nik)
Editor : Niko auglandy