RADARSOLO.COM-Show Case Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar Pemkot Surakarta,
Minggu (23/11/2025) lalu berdampak pada peningkatan kepercayaan masyarakat Kota Solo pada program nasional tersebut.
Kini, para orang tua tak lagi khawatir dengan kualitas pangan yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Solo.
Ditemui radarsolo.jawapos.com, Jumat (28/11) siang, Ihsan Nur Rosyd, salah satu orang tua penerima program MBG asal Jagalan, Solo mengaku ia tidak lagi khawatir dengan kualitas makanan yang disajikan oleh SPPG yang ada di kota bengawan.
Kepercayaan itu semakin menguat setelah dirinya menyaksikan langsung beragam menu yang disajikan oleh SPPG-SPPG di Kota Bengawan saat Show Case Menu MBG pada Minggu (23/11/2025) lalu.
"Menu-menunya disajikan dengan sangat baik dan selalu beragam. Bahkan kita juga bisa mencoba langsung untuk menilai kualitas masakan dari menu yang disajikan. Ini bagus untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat," kata dia.
Pengalaman itu membuat dirinya tak khawatir saat sekolah sang buah hati menjadi penerima Program MBG sejak Kamis (27/11) lalu.
Anaknya yang duduk di bangku taman kanak-kanak pun mengaku senang dan cocok dengan menu yang disajikan pada Kamis dan Jumat ini.
"Anak saya sekolah di TK Aisyiyah Kampung Sewu. Baru dua hari ini dapat MBG, anak saya senang walau tidak habis. Saya tanya dua hari ini menunya ayam, sayur, buah, dan susu. Jujur saya tidak khawatir dengan kualitas makanan yang disajikan," kata pria berusia 38 tahun itu.
Sekadar informasi, Show Case MBG yang dihelat Pemkot Surakarta pada Minggu (23/11/2025) lalu itu memang mencuri perhatian warga kota bengawan.
Lantaran kegiatan itu digelar bersamaan dengan event Solo Car Free Day yang menjadi jujukan ribuan masyarakat untuk melakukan beragam aktivitas di setiap minggu pagi.
Baca Juga: 1.184 Siswa di Jumapolo Karanganyar Mulai Nikmati MBG
"Ini upaya transparansi sekaligus ajang evaluasi publik. Jadi menampilkan menu MBG di CFD bukan hanya pamer makanan, tetapi membuka ruang bagi masyarakat untuk melihat dan mencicipi langsung variasi menu MBG," terang Wali Kota Surakarta Respati Ardi.
"Kami ingin warga tahu apa saja menu yang disajikans ekaligus bisa menilai kandungan gizinya," imbuhnya.
Bagi Pemkot Surakarta, keterbukaan publik terhadap menu-menu MBG merupakan bagian dari pengawasan bersama.
Oleh sebab itu, Show Case Menu MBG akan dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan dan penyempurnaan terhadap pelaksanaan program MBG yang ada di Kota Bengawan.
Masukan dari masyarakat itu akan dijadikan landasan untuk menyesuaikan menu-menu yang hendak disajikan agar sesuai dengan selera lokal namun tetap dengan gizi yang seimbang.
"Show Case seperti ini akan kita gelar dua pekan sekali supaya ada pengawasan. Jadi jika ada sesuatu terjadi kita bisa mendapat respon dari SPPG terkait," ungkap Respati.
Untuk memonitor jalannya program MBG di Kota Solo, pemkot menerapkan pengawasan berlapis.
Melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, dan Badan POM Surakarta untuk pengawasan SPPG secara berkala. (ves)
Editor : Tri wahyu Cahyono