Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Solo Mirip Negeri Dongeng! 17 Pohon Natal & Ribuan Lampion Siap Sulap Kota Bengawan Jadi Lautan Cahaya: Jangan Lewatkan Spot Foto Estetik Ini!

Silvester Kurniawan • Kamis, 4 Desember 2025 | 15:10 WIB
Lampion untuk menyambut Natal yang dibangun di depan Balai Kota Solo.
Lampion untuk menyambut Natal yang dibangun di depan Balai Kota Solo.

RADARSOLO.COM – Suasana menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kota Bengawan dipastikan semakin meriah.

Dekorasi lampion dan ornamen Natal yang dipasang sepanjang kawasan Gladak – Pasar Gede siap menjadi daya tarik wisata akhir tahun, berbarengan dengan padatnya agenda hiburan yang berlangsung hingga awal 2026.

Tahun ini, Kota Solo menampilkan dekorasi Natal lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Sebanyak 17 pohon Natal kini terpajang mulai dari Jalan Jenderal Sudirman hingga kawasan Pasar Gede, jumlah yang meningkat dari 12 pohon Natal pada tahun lalu.

Ornamen-ornamen Natal lain, seperti lampion gantung dan karakter dekoratif, juga menghiasi area depan Balai Kota dan sekitarnya.

“Jika tahun-tahun sebelumnya hanya ada 12 pohon Natal, tahun ini ada 17. Seperti biasa kita juga memasang lampion gantung dan berbagai karakter Natal di depan Balai Kota dan sekitarnya,” tutur Ketua Pelaksana Natal Bersama 2025, Sumartono Hadinoto, Rabu (3/12).

Dari belasan pohon Natal tersebut, tiga di antaranya menggunakan teknologi LED, sementara pohon berukuran jumbo berdiri megah di Bundaran Gladak menjadi pusat perhatian.

Lampu-lampu dekoratif juga terpasang melintang di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman menciptakan nuansa Natal yang kental.

Lampion dan seluruh ornamen Natal akan mulai dinyalakan pada Kamis, 4 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026, setiap hari pukul 18.00 – 22.00 WIB.

Selain dekorasi, Perayaan Natal tahun ini semakin semarak dengan digelarnya Parade Natal selama 10 hari, menghadirkan 60 penampil dari berbagai komunitas.

Rangkaian kegiatan juga dilengkapi bazaar UMKM dan aksi sosial. Agenda puncak berupa Ibadah Natal Bersama akan dilaksanakan pada 8 Januari 2026 di Balai Kota Solo.

“Tema tahun ini adalah Spirit of Goodness. Setiap tahun kita menggaungkan semangat kebaikan, supaya semua dapat saling berbagi dan menerima kebaikan,” tambah pria yang akrab disapa Martono itu.

Di kesempatan berbeda, Wali Kota Surakarta Respati Ardi menegaskan bahwa kemeriahan lampion Natal merupakan bagian dari upaya Pemkot untuk menyambut libur panjang Nataru sekaligus meningkatkan potensi wisata Kota Solo.

“Kami ingin masyarakat dan wisatawan benar-benar bisa menikmati suasana Nataru di Solo. Kondusivitas tetap kita jaga agar ibadah bisa berjalan baik, sekaligus wisata museum, kuliner, transportasi umum, semuanya kita siapkan dengan optimal,” jelas Respati.

 Baca Juga: Terpental, 1.233 Honorer di Solo Dialihkan Outsourcing: Akhir Status PPPK Paruh Waktu

Pemerintah menargetkan momentum Nataru menjadi magnet wisata untuk mendorong perputaran ekonomi di Kota Bengawan—melalui sektor event, pariwisata, UMKM, hingga kuliner yang menjadi daya tarik utama Solo. (ves/nik) 

 

Editor : Niko auglandy
#ornamen natal #balai kota #pasar gede #lampion