RADARSOLO.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan menawarkan 20 aset mangkrak kepada investor dalam kegiatan Solo Investment Forum (SIF) 2025 yang dijadwalkan pada 12 Desember ini. Aset-aset ini akan dilelang secara terbuka melalui mekanisme Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Solo.
Wali Kota Solo Respati Achmad Ardianto membenarkan bahwa aset-aset idle milik pemkot, yang telah lama terbengkalai, siap dilelang kepada pihak ketiga yang tertarik berinvestasi.
“Saya mengundang semua masyarakat, tanggal 12 Desember nanti aset-aset idle milik pemerintah kota yang terbengkalai dan tidak terpakai akan kita tawarkan ke investor-investor,” kata Respati, Kamis (4/12).
Sedikitnya ada 20 titik aset pemkot yang akan dilelang, dengan beragam bentuk mulai dari lahan kosong, lahan dan bangunan, taman parkir, hingga hanya berupa bangunan. Aset sitaan KPK di Laweyan dan Pasar Kliwon juga termasuk dalam daftar yang ditawarkan.
Mekanisme lelang akan dilaksanakan oleh KPKNL dan dibuka untuk siapapun, termasuk BUMN seperti KAI dan PT Pos yang memiliki tanah tidak terpakai di Solo.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Solo Sri Hastuti menjelaskan, tujuan SIF 2025 adalah membuka peluang investasi baru. Pemanfaatan aset akan disetujui jika feasibility studies (studi kelayakan) yang diajukan investor bagus dan sesuai dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Solo.
SIF 2025 akan dilaksanakan di Swiss Belinn Saripetojo, dan akan mengundang investor potensial baik lokal, nasional, maupun perwakilan chamber of commerce dari beberapa negara. (ves/bun)
Editor : Niko auglandy