Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Solidaritas dari Panggung Sriwedari: Pentas Wayang Orang Donasikan Seluruh Hasil untuk Korban Bencana Sumatera

Silvester Kurniawan • Sabtu, 6 Desember 2025 | 01:27 WIB
Pentas Wayang Orang Sriwedari. (M Ihsan/Radar Solo)
Pentas Wayang Orang Sriwedari. (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pentas Wayang Orang Sriwedari pada Sabtu (6/12) malam akan tampil dengan misi kemanusiaan. Seluruh pendapatan dari penjualan tiket akan disumbangkan untuk membantu korban bencana di Sumatera.

Pemkot Solo pun mengajak warga untuk memenuhi gedung Sriwedari sebagai bentuk solidaritas melalui seni budaya.

Plt Kepala UPT Kawasan Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta Bonita Rintyowati membenarkan bahwa pentas kali ini bersifat spesial.

Setelah menerima arahan dari Plt Kepala Dinas, ia langsung menggelar koordinasi bersama para seniman dan bintang tamu.

“Kami langsung koordinasi dengan bintang tamu dan para seniman setelah mendapat arahan dari Pak Kepala. Hasil pentas akan disalurkan untuk membantu korban bencana Sumatera,” ujar Bonita, Jumat kemarin (5/12/2025).

“Karena itu, kami berupaya agar penonton penuh. Beberapa tokoh seni dari Keraton Surakarta seperti BRM Bambang Irawan dan Kanjeng Lintang juga ikut terlibat. Yang lainnya masih menunggu konfirmasi.”

Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat memesan tiket melalui media sosial resmi Wayang Orang Sriwedari maupun akun milik Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Tiket juga dapat dibeli langsung di lokasi sebelum pertunjukan dimulai pukul 19.30 WIB. Harga tiket tetap terjangkau: Rp 20.000 untuk penonton domestik dan Rp 50.000 untuk wisatawan mancanegara.

“Kalau mau nonton, minimal datang 30 menit sebelum pentas. Atau bisa pesan dulu lewat media sosial kami. Pembayaran malam Sabtu dilakukan secara tunai, karena kalau pakai QRIS akan otomatis masuk kas daerah,” ungkap Bonita.

Dalam rilis resmi disbudpar, pentas bertajuk “Kolaborasi Peduli Bencana Sumatera” ini akan melibatkan seniman lintas lembaga: Keraton Surakarta, Pura Mangkunegaran, RRI Surakarta, ISI Surakarta, BKKT Surakarta, hingga SMK Negeri 8 Surakarta.

Lakon yang diangkat adalah Sang Bisma, diperkuat penampilan Duo Sinden Minin dan Apri yang telah dikenal luas di dunia seni tradisional.

Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengatakan, pemilihan lakon Bisma sarat pesan moral bagi masyarakat yang tengah diuji bencana.

“Bisma adalah sosok yang menjunjung tinggi dharma, teguh dalam moral, dan mampu memimpin keluar dari masa darurat. Kami mengajak masyarakat hadir dalam pentas Sabtu (6/12). Seluruh hasil penjualan tiket akan disalurkan kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” tegasnya. (ves/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#korban bencana #solidaritas #pentas #wayang orang sriwedari