Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Bajaj Maxride Sowan ke Dishub Solo, Beberkan Janji Serap Tenaga Kerja dan Perkuat Transportasi Kota

Antonius Christian • Rabu, 10 Desember 2025 | 01:20 WIB
Manajemen Maxride melakukan audiensi resmi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo
Manajemen Maxride melakukan audiensi resmi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo

RADARSOLO.COM – Rencana operasional Bajaj Maxride di Kota Solo mulai bergerak. Manajemen Maxride melakukan audiensi resmi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo sebagai langkah awal membuka layanan transportasi berbasis Bajaj di Kota Bengawan.

Dalam pertemuan tersebut, Maxride memaparkan manfaat sosial, ekonomi, hingga penguatan layanan transportasi kota, sebagaimana yang sudah berjalan di Makassar, Medan, dan Jogjakarta.

General Manager Bajaj Maxride, Antonio Gratiano, mengatakan kehadiran layanan ini di berbagai kota sebelumnya mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal sebagai mitra pengemudi aplikasi.

“Banyak mitra yang diklaim mampu memperoleh pendapatan stabil hingga ratusan ribu rupiah per hari sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga,” paparnya.

Model pemberdayaan tersebut, lanjut Antonio, diharapkan membantu menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Solo yang pada Agustus 2024 tercatat 4,61 persen atau sekitar 13.200 warga.

Maxride menilai Solo memiliki potensi besar membuka lapangan kerja baru bagi usia produktif dan pekerja informal.

Selain aspek ekonomi, Maxride juga menegaskan perannya sebagai moda transportasi penghubung (feeder) untuk memperkuat sistem transportasi perkotaan. Layanan ini disebut dapat menjangkau perjalanan dari kawasan permukiman menuju shelter transportasi publik, terminal dalam dan luar kota, hingga titik mobilitas strategis lainnya.

“Dengan tarif yang terjangkau dan armada yang dapat beroperasi dalam berbagai kondisi cuaca, Maxride diharapkan menjadi alternatif transportasi baru yang aman, nyaman, dan mudah diakses masyarakat,” ujarnya.

Armada yang akan beroperasi diklaim menggunakan unit modern Bajaj RE bermesin 4 langkah dengan teknologi DTSI (Double Twin Spark Injection). Kabin dibuat lebih lega, dilengkapi ruang penyimpanan, serta perangkat audio berupa MP3 Player dan Radio untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan.

Maxride menegaskan komitmennya menghadirkan layanan transportasi berstandar modern dan berkelanjutan.

“Kami datang bukan sekadar membuka layanan, tetapi ingin menjadi mitra transportasi yang bertanggung jawab dan memberi kontribusi nyata bagi perkembangan kota,” tegasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Taufiq Muhammad, menyambut rencana ekspansi tersebut.

“Kami selalu menyambut baik investasi dari luar yang masuk ke Kota Solo, termasuk kehadiran Bajaj Maxride. Pada prinsipnya, Maxride dapat melanjutkan operasional di Kota Solo dengan tetap mematuhi seluruh aturan dan regulasi yang berlaku,” ujarnya.

Kepala Bidang Angkutan dan Perparkiran Dishub Solo Yulianto Nugroho menambahkan, pihaknya siap membuka jalur komunikasi Maxride dengan pelaku transportasi online lainnya, termasuk komunitas pengemudi Becak Listrik. Tujuannya menciptakan ekosistem transportasi yang harmonis.

Audiensi ditutup dengan pembahasan peluang kerja sama strategis antara Dishub dan Maxride pada 2026. Harapannya, kemitraan tersebut mendukung program Dishub Kota Solo sekaligus memperkuat peran Maxride sebagai mitra mobilitas yang memberi dampak positif bagi masyarakat. (atn/nik)

Editor : Niko auglandy
#maxride #dishub solo #bajaj