Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Wilujengan Harus Serba Putih, Paku Buwono XIV Hangabehi Malah Hitam-Hitaman, Alasannya Bikin Tertawa

Silvester Kurniawan • Kamis, 11 Desember 2025 | 00:54 WIB

 

PB XIV Hangabehi tampilan beda saat peringatan 40 hari Sang Ayah
PB XIV Hangabehi tampilan beda saat peringatan 40 hari Sang Ayah

RADARSOLO.COM – Ada pemandangan menarik saat Wilujengan Peringatan 40 Hari Wafatnya SISKS Paku Buwono (PB) XIII di Sasana Handrawina, Kompleks Keraton Surakarta, Rabu (10/12) siang.

Di antara deretan tamu yang tampil serba putih, sosok Mangkubumi—KGPH Hangabehi atau SISKS PB XIV—justru mencuri perhatian dengan busana yang kontras dari yang lain.

Saat para tamu pria kompak mengenakan beskap putih dan para perempuan hadir dengan kebaya putih, raja yang baru ditetapkan LDA Keraton Surakarta itu muncul mengenakan beskap hitam lengkap dengan kacamata hitam. Penampilannya langsung memantik rasa penasaran para tamu.

Ditanya soal alasan tampil beda, PB XIV pun memberikan jawaban yang sederhana namun mengundang tawa.

“Tidak ada maksud tertentu. Kebetulan yang putih sedang di-laundry. Itu pun sebenarnya abu-abu, tapi ya sudah. Mungkin karena memang tidak punya seragam putih,” ujarnya sambil tersenyum.

Baca Juga: Cak Imin Pimpin Kemenko PM Raih Skor Integritas Tertinggi dari KPK, Masuk Kategori Terjaga

Ia menambahkan, meski tradisi wilujengan biasanya mengharuskan penggunaan warna putih, yang terpenting adalah tidak memakai bahan bludru atau motif bunga yang memang dilarang dalam paugeran keraton.

Bukan hanya soal beskap hitam, kacamata hitam yang tak ia lepas selama prosesi juga ikut menjadi sorotan. Lagi-lagi, jawabannya mengundang gelak tawa.

“Alasan khusus pakai kacamata? Saya habis masuk angin. Mata saya sayu, hitam semua. Daripada kena sinar matahari makin nggak enak, ya pakai kacamata saja. Ben ketok sajak piye, ” kelakar PB XIV versi LDA Keraton Surakarta itu.

Baca Juga: Solo Raih Predikat Kota Terinovatif Nasional, Masuk 4 Besar IGA 2025 Kemendagri

Di sela canda tersebut, putra sulung PB XIII itu tetap menyampaikan pesan penting kepada keluarga dan masyarakat. Ia meminta semua pihak terus mendoakan almarhum ayahnya dan bersama-sama menjaga serta mengikuti paugeran Keraton Surakarta Hadiningrat. (ves/nik)

Editor : Niko auglandy
#keraton surakarta #Hangabehi #Paku Buwono