Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kubu Purbaya Mangkir, Mediasi Keraton Surakarta oleh Menteri Kebudayaan Masih Buntu

Silvester Kurniawan • Senin, 15 Desember 2025 | 00:16 WIB

 

Mediasi Keraton Surakarta oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon hanya dihadiri kubu Mangkubumi dan Tedjowulan.
Mediasi Keraton Surakarta oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon hanya dihadiri kubu Mangkubumi dan Tedjowulan.

RADARSOLO.COM – Upaya Kementerian Kebudayaan (Kembud) turun tangan untuk memediasi dua kubu yang mengklaim sebagai penerus sah Keraton Surakarta Hadiningrat belum menemui titik terang. Pertemuan penting yang diinisiasi oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, di Jakarta pada Sabtu (13/12) lalu, gagal total karena ketidakhadiran pihak Paku Buwono (PB) XIV Purbaya.

Pertemuan tersebut sedianya menjadi momen krusial untuk mendengarkan aspirasi dan mendorong musyawarah keluarga terkait revitalisasi serta kelangsungan Keraton Solo setelah masa 40 hari berpulangnya PB XIII Hangabehi.

Menbud Fadli Zon mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengundang seluruh pihak, termasuk Purbaya dan istri mendiang PB XIII, GKR Pakubuwono.

“Kami telah mengundang seluruh pihak terkait persoalan ini, baru sebagian pihak yang hadir. Ke depan kami akan kembali mengundang pihak lainnya. Kami berharap kondisi Solo lebih kondusif dan sebagai cagar budaya lebih terpelihara,” ucap Fadli Zon dalam keterangan resminya.

Pihak yang hadir dalam pertemuan itu adalah perwakilan dari kubu Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta, yaitu GKR Wandansari Koes Moertiyah (Gusti Moeng) dan Mangkubumi (PB XIV vesi LDA). Selain itu, hadir pula Mahamenteri KGPA Tedjowulan yang pernah memimpin Tim Lima bentukan Kembud setahun sebelumnya.

Fadli Zon menegaskan bahwa posisi kementerian adalah sebagai fasilitator yang peduli terhadap keberlanjutan keraton sebagai cagar budaya. Ia mendorong penyelesaian melalui musyawarah mufakat, mencakup persoalan penerus takhta, manajemen, dan pengelolaan cagar budaya. Untuk sementara waktu, Menbud berharap seluruh pihak dapat menempuh musyawarah mufakat.

“Untuk sementara proses tersebut difasilitasi oleh Mahamenteri Tedjowulan sebagai pemimpin interim,” beber Fadli Zon, merujuk pada salah satu tokoh kunci dalam penyelesaian konflik sebelumnya. (ves/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#mediasi #PB XIII #gagal #Kementerian Kebudayaan #Keraton Surakarta Hadiningrat