Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pemkot Solo Batasi Akses Internet di Taman Cerdas, Ganti dengan Aktivitas Offline

Silvester Kurniawan • Rabu, 17 Desember 2025 | 00:43 WIB

Seorang anak bermain di Taman Cerdas Panularan. (M Ihsan/Radar Solo)
Seorang anak bermain di Taman Cerdas Panularan. (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pemkot Solo menyiapkan kebijakan baru untuk meningkatkan keaktifan sosial anak-anak dan remaja di Kota Bengawan. Salah satu langkah yang akan diterapkan adalah pengurangan akses internet gratis di taman cerdas, seiring rencana modernisasi fasilitas tersebut yang dilakukan secara bertahap.

Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan, kebijakan ini bertujuan agar taman cerdas kembali menjadi ruang interaksi sosial, bukan sekadar tempat bermain gawai. Menurutnya, penggunaan internet tanpa batas berpotensi mengurangi aktivitas sosial dan kepedulian anak terhadap lingkungan sekitar.

Baca Juga: Mocu dan Suara dari Perut: Cara Kreatif Kak Irhas Menghidupkan Dakwah di Klaten lewat Seni Ventrilokuisme

“Ke depan, setiap taman cerdas akan kita kurangi penggunaan wifi-nya. Kita akan membentuk kebijakan offline club untuk anak-anak dan remaja, supaya di taman cerdas tidak hanya main HP, tapi bisa bersosialisasi,” kata Respati saat ditemui usai menghadiri kegiatan di Kantor Sekretariat Bersama Kota Surakarta, Selasa (16/12).

Respati mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak penggunaan telepon pintar dan media sosial yang tidak terkontrol, terutama bagi anak dan remaja. Ia menilai paparan digital yang berlebihan dapat memengaruhi kesehatan mental serta perkembangan sosial mereka.

Baca Juga: Merangkai Cerita via Fotografi Feature Mahasiswa Prodi Foto ISI Solo

“Kita khawatir perkembangan digital justru memperparah kondisi mental anak-anak yang belum layak terpapar media sosial. Dengan pembatasan ini, pengawasan orang tua bisa lebih optimal,” jelasnya.

Sebagai gantinya, Pemkot akan mendorong kegiatan fisik dan permainan yang lebih menyenangkan serta edukatif di ruang terbuka. Bahkan, konsep penitipan gawai di area taman cerdas juga tengah dipertimbangkan sebagai bagian dari upaya pengawasan.

Baca Juga: Raja Kembar, Bebadan Terbelah: Konflik Legitimasi Keraton Solo Memanas

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Pemkot Solo berencana melakukan modernisasi taman cerdas secara bertahap agar lebih fungsional dan menarik bagi anak-anak. Tahap awal modernisasi akan menyasar Taman Cerdas Joyontakan, Taman Cerdas Karangasem, dan Taman Cerdas Jayawijaya, sebelum diperluas ke taman cerdas lainnya.

“Saat ini kebutuhannya sudah baik. Tinggal kita tingkatkan fungsionalitas dan aktivasi kegiatannya,” pungkas Respati. (ves)

Editor : Kabun Triyatno
#Wali Kota Solo Respati Ardi #wifi #pemkot solo #taman cerdas #internet