Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Penampakan Panggung Sangga Buwana Keraton Surakarta Usai Revitalisasi, Diresmikan Fadli Zon: Pernah Jadi Bangunan Tertinggi Era PB III

Silvester Kurniawan • Rabu, 17 Desember 2025 | 05:00 WIB
Panggung Sangga Buwana Keraton Surakarta yang diresmikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon, usai revitalisasi, Selasa (16/12/2025).
Panggung Sangga Buwana Keraton Surakarta yang diresmikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon, usai revitalisasi, Selasa (16/12/2025).

RADARSOLO.COM — Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon meresmikan Panggung Sangga Buwana dan Museum Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang baru rampung direvitalisasi, Selasa (16/12/2025) malam.

Pemugaran ini diharapkan meningkatkan daya tarik Keraton Solo sebagai pusat kebudayaan sekaligus destinasi wisata sejarah di Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Fadli Zon memuji nilai sejarah yang dimiliki Panggung Sangga Buwana.

Bangunan berbentuk persegi delapan dengan tinggi 30 meter ini pernah menjadi bangunan tertinggi di Jawa Tengah pada era Pakubuwono III (PB III) dan memiliki makna penting mengenai pemimpin yang dipilih rakyat.

Panggung ini juga sempat berfungsi sebagai titik pengawasan pada masa kolonial Belanda serta area bertapa bagi raja.

“Bangunan ini sempat mengalami kebakaran pada 19 November 1954 dan direkonstruksi pada 1959. Pemugaran terakhir dilakukan pada 2008-2009. Revitalisasi sekarang adalah bagian dari upaya pelestarian budaya,” ujar Fadli Zon.

Selain Panggung Sangga Buwana, Kementerian Kebudayaan juga melakukan perbaikan menyeluruh di Museum Keraton Solo.

Fokus revitalisasi meliputi perbaikan infrastruktur, penyempurnaan ruang pamer, dan tata letak museum.

Fadli Zon berharap dengan tata pamer baru, masyarakat bisa mendapatkan informasi lebih lengkap, sesuai standar permuseuman dan prinsip cagar budaya, sekaligus meningkatkan daya tarik wisata.

“Kami berharap museum ini menjadi pusat budaya dan edukasi, serta dapat menarik lebih banyak kunjungan. Keraton Surakarta diharapkan bisa menjadi destinasi wisata budaya dan sejarah yang unggul,” tambah Fadli Zon.

Revitalisasi ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pelestarian aset kebudayaan Indonesia.

Tahun ini, Kementerian Kebudayaan berhasil melakukan pemugaran dan revitalisasi beberapa keraton di berbagai wilayah.

Fadli Zon menegaskan, kehadiran negara dalam pengembangan budaya termasuk industri kreatif sangat penting.

Peresmian malam itu dihadiri oleh KGPH Panembahan Agung Tedjowulan, GKR Wandansari Koes Murtiyah Wadansari alias Gusti Moeng, anggota tim lima revitalisasi, serta KGPH Mangkubumi, raja Keraton Solo versi LDA.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Fadli Zon dan Panembahan Agung Tedjowulan.

“Revitalisasi awal tahun ini sesuai arahan Menteri Kebudayaan agar keraton membentuk tim internal untuk kelancaran proses. Masih banyak lokasi yang perlu penanganan khusus, seperti Ndalem Ageng, Keraton Kilen, Bandengan, dan Keputren,” kata Tedjowulan. (ves/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#keraton surakarta #Panggung Sangga Buwana #museum keraton solo #wisata sejarah #Keraton Solo #Kementerian Kebudayaan #revitalisasi #fadli zon