Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

FX Rudy Mundur dari Plt Ketua PDIP Jateng, DPC Solo Pasang Badan Minta DPP Segera Beri Status Definitif

Antonius Christian • Jumat, 19 Desember 2025 | 02:07 WIB
Plt Ketua DPC PDIP Solo Teguh Prakoso jumpa pers sikapi mundurnya FX Hadi Rudyatmo dari Plt Ketua DPD PDIP Jateng. (A Christian/Radar Solo)
Plt Ketua DPC PDIP Solo Teguh Prakoso jumpa pers sikapi mundurnya FX Hadi Rudyatmo dari Plt Ketua DPD PDIP Jateng. (A Christian/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Dinamika internal PDIP Jawa Tengah memanas menyusul beredarnya surat pengunduran diri FX Hadi Rudyatmo dari jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDIP Jawa Tengah.

Menyikapi hal tersebut, DPC PDIP Kota Solo bergerak cepat melakukan konsolidasi guna menjaga soliditas kader di tingkat akar rumput sekaligus menegaskan dukungan moral agar politisi senior yang akrab disapa Rudy itu ditetapkan sebagai ketua definitif.

Surat pengunduran diri yang ditujukan kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri tersebut mencantumkan tanggal mundur per 17 Desember 2025.

Baca Juga: DPC PDIP Kota Solo Bakal Hadir di Konferda DPD Jateng di Jakarta, Yakin Rudy Didapuk Jadi Ketua

Dalam pernyataannya, Rudy secara rendah hati menyebut ketidakmampuan menjalankan tugas organisasi sebagai alasan utama. Meskipun memilih mundur dari jabatan struktural di tingkat provinsi, Rudy menegaskan loyalitas mutlaknya kepada partai dan memohon izin untuk tetap berjuang sebagai kader biasa guna memenangkan Pemilu 2029.

Plt Ketua DPC PDIP Solo Teguh Prakosa dalam rapat konsolidasi di Kantor DPC PDIP Solo pada Kamis (18/12) sore, menilai langkah Rudy merupakan bentuk pertimbangan matang terhadap keterbatasan wewenang Plt.

Baca Juga: Geger! Beredar Surat FX Hadi Rudyatmo Mundur dari Plt Ketua PDIP Jateng yang Ditujukan Kepada Megawati Soekarnoputri

Teguh menyoroti masa tugas Plt yang memang dibatasi hingga Desember, sementara agenda besar seperti konferensi daerah (konferda) sepenuhnya berada di bawah kendali penjadwalan DPP. Kondisi dilematis inilah yang diduga menjadi landasan Rudy untuk bersikap legowo.

“Tugas kami menjaga soliditas, menjaga Solo tetap adem ayem, jangan sampai ada gejolak. Kalau informasi ini tidak segera disampaikan ke struktur bawah, pikiran kader bisa ke mana-mana dan itu bisa di luar kendali,” tegas Teguh Prakosa di hadapan jajaran PAC hingga ranting.

Ia memastikan bahwa hingga saat ini kondisi di Solo tetap kondusif meski komunikasi langsung dengan Rudy belum terjalin karena yang bersangkutan dikabarkan sedang menjalankan tugas partai di Aceh.

Meski menghormati keputusan pribadi tersebut, DPC PDIP Solo secara resmi tetap mengajukan nama F.X. Hadi Rudyatmo agar ditunjuk sebagai Ketua DPD PDIP Jateng definitif oleh ketua umum.

Teguh menilai rekam jejak Rudy yang telah berkorban untuk partai sejak tahun 1977 hingga menjabat Ketua DPC Solo selama lima periode adalah bukti dedikasi yang tak terbantahkan. Bagi DPC Solo, penunjukan Rudy sebagai definitif merupakan harapan mayoritas kader demi stabilitas organisasi di Jawa Tengah.

Saat ini, seluruh jajaran pengurus di tingkat daerah masih menunggu instruksi resmi dari DPP PDI Perjuangan terkait nasib surat pengunduran diri tersebut. Teguh meminta para kader untuk tidak terjebak dalam spekulasi liar dan tetap fokus pada reorganisasi struktur dari tingkat anak ranting hingga PAC sembari menunggu keputusan final dari pusat setelah momen Natal mendatang. (atn/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#FX Hadi Rudyanto #pdip solo #pdip #politisi