Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Blak-blakan, Begini Alasan F.X. Hadi Rudyatmo Mundur dari Plt Sekaligus Calon Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah

Antonius Christian • Sabtu, 20 Desember 2025 | 22:46 WIB
F.X. Hadi Rudyatmo ungkap alasannya mundur dari kursi Plt sekaligus calon ketua DPD PDI Perjuangan Jateng.
F.X. Hadi Rudyatmo ungkap alasannya mundur dari kursi Plt sekaligus calon ketua DPD PDI Perjuangan Jateng.

RADARSOLO.COM-Politisi senior F.X. Hadi Rudyatmo angkat suara atas pengunduran dirinya sebagai Pelaksana tugas (Plt) sekaligus calon Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.

Mantan walikota Solo itu menegaskan, keputusan tersebut diambil secara sadar, legawa, dan tanpa tekanan apa pun.

Semata-mata demi menjaga persatuan, kesatuan, serta soliditas organisasi partai.

Ditemui wartawan, Sabtu (20/12/2025), Rudy menegaskan dirinya ikhlas kembali menjadi kader biasa PDI Perjuangan.

Ia mengaku merasa tidak mampu memimpin DPD PDIP Jawa Tengah dalam situasi internal yang dinamis dan berpotensi memunculkan perbedaan pandangan di tubuh partai.

“Pengunduran diri saya, saya jalani dengan legawa dan tulus ikhlas untuk menjadi anggota partai biasa," katanya.

"Saya merasa tidak mampu, dan supaya persatuan serta kesatuan partai tidak terpengaruh. Yang terpenting bagi saya, organisasi tetap solid,” imbuh dia.

Seluruh pertimbangan dan langkah yang diambil Rudy telah ia laporkan kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Sejak awal bergabung di PDI Perjuangan, ia merasa seluruh pengabdiannya telah dipersembahkan untuk partai dan bangsa.

“Apa yang sudah pernah saya lakukan sejak awal bergabung di partai ini, sudah saya laporkan kepada ibu ketua umum. Saya tetap loyal, taat, dan patuh kepada ibu ketua umum. Perjuangan saya tidak berhenti, saya tetap berjuang memenangkan PDI Perjuangan pada Pemilu 2029,” tegasnya.

Meski telah menyampaikan surat pengunduran diri, Rudy menyatakan sikapnya tidak akan berubah apa pun keputusan DPP PDI Perjuangan.

Ia menegaskan, meskipun pengunduran diri tersebut ditolak, dirinya tetap memilih mundur dari jabatan struktural.

Baca Juga: Profil FX Hadi Rudyatmo, Mundur dari Plt Ketua PDIP Jateng: Kader Kepercayaan Megawati yang Pernah Tolak Tawaran Wakil Menteri dari Jokowi

“Ada respons atau tidak dari DPP, saya tetap mengundurkan diri. Kalau pun ditolak, saya tetap mengundurkan diri. Yang paling utama bagi saya adalah persatuan dan kesatuan partai,” tegasnya.

Menurut Rudy, daripada dirinya memimpin DPD PDIP Jawa Tengah namun menimbulkan perbedaan pendapat di internal partai, lebih baik ia menyerahkan sepenuhnya kewenangan tersebut kembali kepada ketua umum.

“Daripada saya memimpin DPD PDIP Jateng tapi muncul perbedaan pendapat, lebih baik saya mengundurkan diri dan menyerahkan kembali keputusan itu kepada ibu ketua umum,” ujarnya.

Rudy menegaskan, pengunduran dirinya mencakup dua hal sekaligus, yakni sebagai Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah dan sebagai calon Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.

Langkah ini ia ambil demi menjaga kekompakan dan soliditas struktur partai di semua tingkatan.

Dalam proses pencalonan sebelumnya, Rudy mengaku tidak melakukan safari politik atau pendekatan ke DPC-DPC.

Hal itu dilakukan untuk menghindari anggapan bahwa dirinya mencari dukungan pribadi.

“Saat menjadi calon, saya tidak keliling ke mana-mana. Ketika muncul calon lain, saya memilih tidak mendatangi DPC-DPC. Saya tidak ingin dikira meminta dukungan,” jelasnya.

Rudy menegaskan bahwa penunjukannya sebagai Plt Ketua DPD PDIP Jawa Tengah sebelumnya merupakan penugasan langsung dari Megawati.

Oleh karena itu, pengunduran dirinya pun ia sampaikan langsung kepada Megawati sebagai bentuk tanggung jawab politik dan etika organisasi.

Terkait isu yang mengaitkan pengunduran dirinya dengan belum terlaksananya Konferensi Daerah (Konferda), Rudy membantah tegas.

Menurutnya, hal tersebut sama sekali tidak menjadi latar belakang keputusannya.

“Soal pembatasan Konferda atau jadwal Konferda itu tidak ada kaitannya. Konferda adalah kewenangan DPP, itu hak prerogatif ketua umum,” tegasnya.

Baca Juga: Geger! Beredar Surat FX Hadi Rudyatmo Mundur dari Plt Ketua PDIP Jateng yang Ditujukan Kepada Megawati Soekarnoputri

Ditambahkan Rudy, proses psikotes terhadap calon ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah sejatinya sudah dilakukan.

Dengan demikian, Konferda memang perlu digelar, meskipun penundaan juga terjadi di sejumlah daerah lain, bukan hanya Jawa Tengah.

“Konferda yang ditunda itu bukan hanya di Jateng, di beberapa daerah lain juga mengalami penundaan,” katanya.

Rudy juga menyinggung dinamika opini publik dan komentar di media sosial yang mempertanyakan kapasitas dirinya untuk memimpin PDI Perjuangan Jawa Tengah.

Ia mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut, justru menjadikannya bahan refleksi pribadi.

“Di media sosial ada yang bilang saya lulusan TK memimpin Jawa Tengah, apa mampu? Saya jawab sendiri, saya tidak mampu,” ucapnya dengan nada datar.

Kronologi Pengunduran Diri

Lebih lanjut, Rudy mengungkapkan kronologi pengunduran dirinya.

Ia menyebut, pada Senin (15/12/2025), Rudy sempat bertemu langsung dengan Megawati Soekarnoputri bersama sejumlah petinggi PDI Perjuangan lainnya.

Pertemuan itu membahas calon-calon Ketua DPC PDI Perjuangan se-Jawa Tengah, dan saat itu ia belum menyampaikan pengunduran diri secara resmi.

“Surat pengunduran diri saya kirim tanggal 17 Desember melalui WhatsApp, lalu saya kirimkan juga bentuk fisiknya melalui Kantor Pos,” ungkapnya.

Meski banyak DPC yang secara terbuka menyatakan dukungan agar dirinya menjadi Ketua DPD PDIP Jawa Tengah definitif, Rudy tetap pada sikap awalnya untuk mundur.

“Memang banyak DPC yang mendukung, tapi saya sudah legowo menjadi anggota biasa. Pengunduran diri ini juga tanpa tekanan dari siapa pun,” ungkap dia.

Baca Juga: Jadi Ketua DPD PDIP Jateng Definitif, Rudy Tinggal Tunggu Ketok Palu

Rudy kembali menegaskan komitmennya untuk tetap berjuang bersama PDI Perjuangan dalam kapasitas apa pun.

Ia menyatakan siap berkontribusi sebagai kader ideologis partai.

“Menjadi anggota biasa pun tetap PDI Perjuangan. Saya tetap berjuang memenangkan PDI Perjuangan dan siap menjadi narasumber tentang identitas serta ideologi Pancasila,” pungkas Rudy. (atn)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#alasan #pdi perjuangan #calon ketua dpd pdi perjuangan #FX Hadi Rudyatmo #pdip #rudy #plt #jawa tengah #mundur