RADARSOLO.COM – Di penghujung tahun, Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani kian intens mengawal berbagai program penanganan stunting di Kota Bengawan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap intervensi benar-benar berdampak nyata bagi kesehatan anak stunting dan ibu hamil.
Terbaru, Astrid turun langsung meninjau pelaksanaan program Dulang Bareng di Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, beberapa hari lalu.
Di lokasi tersebut, seluruh sasaran intervensi stunting dikumpulkan dalam satu kegiatan terpadu. Mulai dari program Dahsat (Dapur Sehat), Genting (Orangtua Asuh), Baby Spa, hingga penanganan rumah tidak layak huni (RTLH).
Kegiatan itu bukan sekadar seremonial. Pemerintah benar-benar memantau perkembangan kesehatan anak stunting dan kondisi kehamilan ibu yang menjadi sasaran program.
Monitoring dilakukan secara langsung, sambil memastikan setiap program berjalan sesuai rencana.
Astri akui rutin meninjau berbagai lokasi bersama pemangku wilayah dan OPD setempat.
"Jadi kita pantau langsung, bersama-sama perkembangan sasaran stunting seperti ibu mengandung dan anak mengalami peningkatan kesehatan sembari memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik. Tujuannya agar semua masyarakat bisa mendukung program keluarga berencana dan keluarga sehat yang ada di Surakarta,” ucap Astrid, Minggu (21/12).
Perempuan yang juga tergabung dalam Tim Percepatan Penanganan Stunting Kota Surakarta itu menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan terhadap program yang sudah berjalan.
Setiap perkembangan anak dan ibu hamil harus dicatat secara detail oleh para kader di lapangan.
Pencatatan ini menjadi kunci untuk memantau grafik pertumbuhan. Jika ditemukan kendala, intervensi bisa dilakukan lebih cepat, tepat, dan efisien.
Termasuk dalam pelaksanaan Baby Spa yang kini mulai digelar di berbagai wilayah Kota Solo.
“Pemenuhan gizi anak dan ibu hamil harus kita kawal bersama melalui pemenuhan gizi yang seimbang dan berkelanjutan,” tegas Astrid.
Perempuan yang akrab disapa Mbak Wawali ini berharap seluruh elemen masyarakat ikut terlibat aktif dalam menyukseskan program penanganan stunting.
Tak hanya yang bersentuhan langsung dengan anak dan ibu hamil, tetapi juga upaya pendukung lain yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak, khususnya pada 1.000 hari pertama kehidupan.
Program Dahsat, Genting, Baby SPA, Posyandu Plus dan sebagainya termasuk perbaikan RTLH untuk sasaran stunting menjadi bagian strategis pemerintah dalam mengawal kesehatan anak dan ibu hamil.
"Program seperti ini akan terus dilaksanakan pada tahun-tahun selanjutnya agar berdampak pada penurunan angka stunting demi mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera,” beber Astrid. (ves/nik)
Editor : Niko auglandy