Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Arus Nataru di Solo Naik 5 Persen, Berikut Titik-Titik Wisata yang Menjadi Sorotan

Silvester Kurniawan • Rabu, 24 Desember 2025 | 23:49 WIB
Masjid Raya Sheikh Zayed menjadi salah satu jujugan destinasi wisata di Kota Solo. (M Ihsan/Radar Solo)
Masjid Raya Sheikh Zayed menjadi salah satu jujugan destinasi wisata di Kota Solo. (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Lonjakan arus kendaraan di Kota Solo selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) diprediksi meningkat signifikan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo memproyeksikan kenaikan volume lalu lintas mencapai 4–5 persen dibanding tahun sebelumnya. Sejumlah titik strategis pun dipastikan mendapat pengawasan ketat.

Berdasarkan data Dishub Kota Solo, tren kepadatan lalu lintas saat Nataru terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Pada Nataru 2023, tercatat 7.584.307 kendaraan melintas di Kota Solo. Angka tersebut naik menjadi 7.918.777 kendaraan pada Nataru 2024.

Memasuki Nataru 2025, lonjakan sudah mulai terlihat lebih awal. Sejak 22 Desember, volume kendaraan yang masuk dan melintas di Solo sudah melampaui angka pada tanggal yang sama dua tahun sebelumnya.

“Sejak 22 Desember tahun ini, jumlah kendaraan yang melintas sudah di atas data kendaraan pada periode yang sama di dua tahun sebelumnya. Kenaikan mulai terasa,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Surakarta, Ari Wibowo, Rabu (24/12/2025).

Data menunjukkan, pada 22 Desember 2024 terdapat 532.818 kendaraan melintas. Sementara pada 22 Desember 2025, jumlahnya naik menjadi 542.806 kendaraan. Tren serupa juga terjadi pada 23 Desember, dengan 574.626 kendaraan melintas, lebih tinggi dibanding 23 Desember 2024 yang tercatat 570.117 kendaraan.

“Jika dibandingkan, volume kendaraan tahun ini naik sekitar 4,5 persen, mendekati 5 persen,” jelas Ari.

Untuk mengantisipasi kepadatan, Dishub Kota Solo menyiagakan personel lapangan di berbagai titik rawan macet dan pusat aktivitas masyarakat. Fokus pengamanan diarahkan ke kawasan wisata unggulan, lokasi event, sentra kuliner, hingga pusat perbelanjaan.

Selain pengaturan arus lalu lintas, pengawasan parkir juga diperketat guna mencegah praktik parkir liar dan tarikan parkir melebihi ketentuan.

“Petugas akan kami turunkan untuk mengurai kepadatan sekaligus mengawasi pengelolaan parkir di lapangan,” ujar Kepala Dishub Kota Solo Taufiq Muhammad.

Dishub juga memastikan layanan pendukung tetap siaga, mulai dari derek kendaraan, pemantauan CCTV, hingga pengaturan lampu lalu lintas melalui intervensi APILL. Sejumlah kawasan yang diprediksi menjadi magnet pengunjung, seperti Masjid Raya Sheikh Zayed, Taman Balekambang, kawasan Gatsu–Ngarsopuro, Balai Kota–Pasar Gede, hingga lokasi wisata dan event lainnya, akan diperkuat dengan pos pengawasan.

“Pengawasan akan kami tingkatkan di lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi jujugan masyarakat dan wisatawan selama libur Nataru. Beberapa titik juga akan dilengkapi posko,” tegas Taufiq. (ves/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#nataru #pasar gede #sorotan #Masjid Raya Sheikh Zayed #wisata