RADARSOLO.COM — Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo Teguh Prakosa, memilih irit komentar terkait penetapan Yohanes Aria Bima sebagai Ketua DPC PDIP Solo periode 2026–2030.
Teguh menegaskan dirinya sudah tidak lagi memiliki kewenangan untuk menanggapi keputusan partai tersebut.
“Saya sudah demisioner (purna tugas). Jadi saya tidak komentar apa pun,” ujar Teguh singkat saat dikonfirmasi awak media, Senin (29/12).
Saat kembali didesak soal dinamika internal partai pasca penetapan tersebut, Teguh tetap bergeming. Dia menolak memberikan penilaian lebih jauh.
“Dinamika ya dinamika. Sudah-sudah, saya tidak komentar. Saya belum bisa komentar dulu,” katanya.
Sikap serupa juga ditunjukkan Bendahara DPC PDIP Solo, Bambang Nugroho atau yang akrab disapa Bambang Gage.
Politikus yang sempat berpasangan dengan Teguh Prakosa dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota Solo itu juga enggan memberikan komentar terkait penetapan dirinya sebagai bendahara partai.
“Belum bisa mas, ngapunten njih (maaf ya),” ucap Gage singkat.
Seperti diketahui, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP resmi menetapkan Yohanes Aria Bima Trihastoto sebagai Ketua DPC PDIP Kota Solo, menggantikan FX Hadi Rudyatmo yang telah mengakhiri masa jabatannya.
Penetapan tersebut merupakan hasil Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP yang digelar serentak se-Jawa Tengah pada Sabtu–Minggu (27–28/12).
Keputusan DPP PDIP itu dibacakan langsung Ketua Fraksi PDIP DPR RI Utut Adianto, dalam Konfercab yang berlangsung di Semarang, Sabtu (27/12). Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 13.33/KPTSDESKP/YTT/XII/2025 tentang pengesahan dan penetapan Ketua serta dua calon personalia DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta masa bakti 2025–2030.
“Mengesahkan dan menetapkan Yohanes Aria Bima Trihastoto sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta masa bakti 2025–2030. Mengesahkan dan menetapkan satu, Bambang Nugroho, dua Budi Prasetyo sebagai calon personalia DPC PDI Perjuangan Kota Solo,” ucap Utut saat membacakan surat keputusan.
Surat keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.
Sebelumnya, hasil penjaringan internal di tingkat bawah DPC PDIP Solo mengusulkan nama Teguh Prakosa sebagai calon ketua.
Namun di luar perkiraan, DPP PDIP justru menunjuk Yohanes Aria Bima yang tidak masuk dalam daftar penjaringan internal tersebut. (atn/nik)