RADARSOLO.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memastikan malam pergantian tahun baru di Solo tetap berlangsung meriah meski tanpa pesta kembang api. Perayaan malam tahun baru pada Rabu (31/12) akan diisi beragam panggung hiburan, doa bersama, serta aksi penggalangan dana kemanusiaan.
Wali Kota Solo Respati Ardi menegaskan absennya kembang api tidak mengurangi semarak malam pergantian tahun. Menurutnya, konsep perayaan justru diarahkan lebih reflektif dan bernilai sosial.
“Masih tetap ada hiburan, penampilan-penampilan, dan lain sebagainya. Idealnya malam pergantian tahun itu untuk merefleksikan diri,” ujar Respati saat ditemui di Balai Kota Surakarta, Senin (29/12).
Respati membenarkan, puncak acara malam tahun baru yang digelar Pemkot Solo akan diwarnai doa bersama dan penggalangan dana. Dana yang terkumpul nantinya disalurkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana di sejumlah daerah, termasuk Aceh dan wilayah di Sumatera.
“Ada doa bersama, ada juga penggalangan dana. Semoga bisa terkumpul dengan baik dan dimanfaatkan untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya.
Pusat perayaan malam pergantian tahun di Solo akan tersebar di sejumlah titik. Salah satu agenda utama adalah Solo Car Free Night (CFN) di sepanjang Jalan Slamet Riyadi yang mengusung tema Refleksi Akhir Tahun, Doa Bersama untuk Negeri.
Sedikitnya 10 panggung hiburan disiapkan di sepanjang jalur CFN hingga depan Balai Kota Solo. Panggung-panggung tersebut menampilkan beragam kesenian dan musik lintas genre, mulai dari keroncong, musik klasik, rock, hingga kesenian tradisional.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Solo Ari Wibowo menjelaskan, panggung hiburan tersebar di sejumlah simpul strategis kota.
Pemkot berharap konsep perayaan tanpa kembang api ini tetap mampu menghadirkan hiburan bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat refleksi, kepedulian sosial, dan kebersamaan di malam pergantian tahun. (ves/bun)
Editor : Kabun Triyatno