RADARSOLO.COM — Pemkot Solo memastikan penataan Segaran Sriwedari akan berlanjut pascarevitalisasi tahap pertama yang rampung di akhir tahun ini. Menindaklanjuti aspirasi sejumlah pihak, Pemkot telah menyiapkan dua tahapan pekerjaan lanjutan yang ditargetkan mulai dieksekusi pada 2026.
Wali Kota Surakarta Respati Ardi menegaskan, kelanjutan penataan Segaran Sriwedari tidak hanya berorientasi pada aspek estetika, tetapi juga diarahkan untuk memenuhi fungsi lingkungan secara optimal. Salah satunya sebagai kolam retensi bagi kawasan sekitar.
Baca Juga: Lima Posisi JPT Pemkab Sragen Diperebutkan 80 Pendaftar, Ada yang dari Luar Daerah
“Tahap pertama penataan segarannya, tahap kedua penataan lanskap, dan tahap ketiga untuk fungsi kolam retensinya. Di 2026 proyeknya masih berjalan,” kata Respati saat ditemui di Balai Kota Surakarta, Selasa (30/12).
Respati optimistis pekerjaan fisik lanjutan dapat dimaksimalkan mulai awal 2026. Penataan lanskap akan menjadi fokus awal, sebelum dilanjutkan hingga fungsi segaran sebagai kolam retensi benar-benar terpenuhi.
Baca Juga: Bacaan Doa Malam Tahun Baru 2026, Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin dan Terjemahannya
“Pasti jalan lagi sampai fungsi kolam retensinya. Di sana masih ada sumbatan, nanti sekalian kita benahi,” tegasnya.
Sebagai informasi, penataan tahap pertama Segaran Sriwedari merupakan bagian dari rangkaian revitalisasi dengan mengembalikan bentuk dan wajah segaran seperti pada era PB X. Proyek ini dibiayai APBD 2025 dengan pagu anggaran Rp 1,8 miliar dan dikerjakan sejak pertengahan tahun hingga akhir Desember 2025.
Tahap kedua direncanakan berupa penataan lanskap kawasan sekitar dengan anggaran Rp 1 miliar, sekaligus perbaikan talud luar sebagai persiapan menuju tahap ketiga. Adapun tahap ketiga akan difokuskan pada optimalisasi fungsi Segaran Sriwedari sebagai kolam retensi untuk menampung limpahan air dari kawasan Jalan Slamet Riyadi dan sekitarnya.
“Di 2026 sudah ada perencanaan lanjutan untuk revitalisasi Segaran Sriwedari,” ujar Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Budi Murtono. (ves)
Editor : Kabun Triyatno