RADARSOLO.COM – Kota Solo diprediksi bakal memerah akibat kemacetan total pada malam pergantian tahun, Rabu (31/12). Dengan 11 titik hiburan utama dan gelaran Solo Car Free Night (CFN) yang membentang di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, ribuan massa dipastikan tumpah ruah.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo mengeluarkan peringatan keras bagi pengendara yang tidak berkepentingan untuk menjauhi pusat kota guna menghindari jebakan kerumunan.
Sterilisasi jalur utama akan dimulai serentak pada pukul 20.00 WIB. Selain Jalan Slamet Riyadi yang akan diisi 10 panggung hiburan, titik krusial lainnya meliputi Koridor Gatot Subroto, Night Market Ngarsopuro, kawasan Pura Mangkunegaran, hingga poros Balai Kota – Pasar Gede.
"Kami mengimbau masyarakat untuk memilih rute alternatif atau melakukan perjalanan lebih awal. Lokasi-lokasi strategis akan kami sterilkan dari kendaraan mulai jam 8 malam," tegas Kabid Lalu Lintas Dishub Surakarta, Ari Wibowo, Selasa (30/12).
Tahun ini, potensi kepadatan tidak hanya terkonsentrasi di jantung kota. Kawasan Manahan diprediksi menjadi simpul kemacetan baru seiring adanya perhelatan di Taman Balekambang dan panggung Charity Night di sekitar Patung Obor (dekat Overpass Manahan).
Keterbatasan lahan parkir di kawasan tersebut memaksa kendaraan meluber ke badan jalan, yang berpotensi mengunci arus lalu lintas di wilayah utara. Pengendara yang sekadar melintas diminta untuk benar-benar menghindari area ini jika tidak ingin terjebak antrean panjang.
Agar mobilitas Anda tidak terganggu, berikut adalah panduan navigasi yang disarankan Dishub Solo:
- Lintas Timur - Barat: Gunakan Jl. Ahmad Yani (jalur utara) untuk menghindari Jl. Slamet Riyadi.
- Akses Utara: Kendaraan dari kota menuju utara bisa melintas via Jl. Moewardi (Simpang Gendengan – Overpass Manahan).
- Akses Selatan: Gunakan poros Jl. dr. Radjiman – Jl. Veteran tembus ke Simpang Gemblegan atau Gading menuju arah Sukoharjo.
- Kantong Parkir: Pengunjung CFN diarahkan ke jalan-jalan sirip (seperti rute CFD), sementara pengunjung area Balai Kota wajib parkir di kawasan Benteng Vastenburg.
- Baca Juga: Bacaan Doa Malam Tahun Baru 2026, Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin dan Terjemahannya
Wali Kota Solo Respati Ardi menekankan bahwa meski malam pergantian tahun kali ini dilalui tanpa letusan kembang api, kemeriahan tetap menjadi motor penggerak ekonomi. Pemerintah telah menyiapkan kejutan khusus sebagai penanda detik-detik pergantian tahun yang lebih beradab namun tetap berkesan.
"Ini momen yang ditunggu banyak orang. Kami ingin masyarakat menikmati suasana Solo dengan nyaman sambil tetap menghidupkan aktivitas ekonomi di UMKM, kafe, dan resto. Walau tanpa kembang api, tetap ada penanda khusus yang sudah kami siapkan," ujar Respati.
Warga diharapkan memilih moda transportasi yang lebih fleksibel dan mengantisipasi kepadatan di titik-titik rawan seperti Tugu Wisnu, Simpang Panggung, Waringin Pelem, hingga Simpang Baturono yang diprediksi akan padat hingga dini hari. (ves/bun)
Editor : Kabun Triyatno