RADARSOLO.COM — Momentum pergantian tahun membawa harapan baru bagi keluarga besar Keraton Surakarta Hadiningrat. Seluruh pihak yang berkaitan dengan suksesi raja dan pengelolaan keraton berharap tahun 2026 menjadi tahun perdamaian dan kerukunan.
Menanggapi harapan dan resolusi tahun baru, Mahamenteri Keraton Surakarta KGPH Panembahan Agung Tedjowulan menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi keberlangsungan Keraton Surakarta. Pemegang fungsi ad interim raja itu memaknai tahun baru sebagai awal yang baik bagi seluruh keluarga besar keraton.
Baca Juga: Wow, Jateng Menjadi Magnet Libur Nataru, Tercatat 8,6 Juta Orang Masuk
“Semoga Keluarga Besar Dinasti Mataram Islam rukun, akur, dan damai. Bersatu-padu menyelamatkan masa kini dan masa depan Karaton Surakarta, serta melestarikan dan memajukan kebudayaan Jawa yang bersumber dari Karaton Surakarta,” ujar Mahamenteri melalui juru bicaranya KP Pakoenagoro, Kamis (1/1).
Harapan senada juga disampaikan pihak KGPH Mangkubumi (PB XIV Hangabehi versi Lembaga Dewan Adat). Melalui Ketua Eksekutif LDA, KPH Eddy Wirabhumi, ditekankan pentingnya semangat kerukunan antaranggota keluarga keraton.
Baca Juga: Kecanduan Konten Negatif, Kakak di Boyolali Gagahi Dua Adik Perempuannya hingga Salah Satunya Hamil
“Belajar dari sejarah terakhir pada pergantian PB XII ke PB XIII yang memakan waktu hingga 20 tahun, semoga suksesi kali ini bisa cepat selesai pada 2026. Tentunya dengan semangat guyub rukun dan saling mengisi. Setelah November 2025, prosesnya tinggal melengkapi saja,” jelas Eddy.
Sementara itu, dari pihak KGPH Purbaya (PB XIV Hamangkunagoro) menyampailan harapan agar tercipta kesepahaman bersama di tahun 2026.
Baca Juga: TPG Guru ASN 2025 Mulai Dicairkan Bertahap, Sejumlah Daerah Sudah Terima Dana Penuh, Ini Daftarnya
Melalui GKR Panembahan Timoer Rumbai Kusuma Dewayani, putri tertua almarhum PB XIII, pihaknya berharap seluruh persoalan suksesi dapat diselesaikan secara damai.
“Harapan kami, tahun 2026 menjadi awal kebangkitan Keraton Surakarta. Semoga semua permasalahan dapat diselesaikan dengan baik, seluruh kerabat guyub rukun, dan bersama-sama menjalankan amanah almarhum Sinuhun Paku Buwono XIII agar Keraton Surakarta kembali berwibawa dan menjadi kebanggaan masyarakat Solo serta rakyat Indonesia,” ujar GKR Timoer. (ves/bun)
Editor : Kabun Triyatno