RADARSOLO.COM — Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Ir Sutami, tepatnya di depan Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Surakarta, Jumat (2/1) malam.
Seorang pengendara sepeda motor yang diketahui berprofesi sebagai ojek online (ojol) mengalami luka serius setelah menabrak sambungan genset yang dibawa sebuah mobil Mitsubishi Colt.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.45 WIB. Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polresta Surakarta, Yuli Nurus Yani, menjelaskan kecelakaan melibatkan mobil Mitsubishi Colt dan sepeda motor Honda Beat. Keduanya melaju searah dari barat ke timur.
“Terjadi sekitar pukul 19.45 WIB, antara mobil Colt dengan sepeda motor Honda Beat. Kedua kendaraan sama-sama melaju dari arah barat ke timur,” ujar Yuli saat dikonfirmasi, Sabtu (3/1).
Menurutnya, mobil Mitsubishi Colt tersebut membawa sambungan genset di bagian belakang yang akan digunakan untuk keperluan sebuah acara di TBJT.
Saat kendaraan hendak berbelok, sepeda motor yang melaju di belakang tiba-tiba menabrak sambungan genset tersebut.
“Mobil membawa sambungan genset di belakang untuk keperluan acara di TBJT. Ketika mobil berbelok, motor dari belakang langsung menabrak sambungan genset. Kemungkinan pengendara motor kurang fokus, terlebih saat itu kondisi jalan sempat diguyur hujan,” jelasnya.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara motor berinisial RGA (22), warga Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, mengalami patah kaki.
Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Hermina untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, pengemudi mobil Mitsubishi Colt diketahui berinisial P, warga Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar.
Kendaraan yang terlibat, yakni mobil Mitsubishi Colt bernomor polisi AD 8824 FB dan sepeda motor Honda Beat AD 4151 ES, telah diamankan oleh pihak kepolisian guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Yuli menambahkan, pihaknya mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
“Kami mengimbau pengendara untuk selalu menjaga jarak aman, fokus saat berkendara, serta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan cuaca. Saat hujan, kewaspadaan harus lebih ditingkatkan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya. (atn/nik)