RADARSOLO.COM - Aksi seorang disk jockey (DJ) bernama Gipay belakangan menjadi perbincangan luas di media sosial.
DJ pendatang baru di Kota Solo itu terseret isu serius lantaran diduga kerap melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah perempuan.
Kasus ini mencuat setelah unggahan di media sosial menjadi viral.
Sejumlah warganet pun mulai bermunculan dan mengaku pernah menjadi korban perilaku tidak pantas yang dilakukan DJ Gipay.
Informasi tersebut pertama kali ramai dibagikan oleh akun Instagram @healingyess.
Pemilik akun @healingyess yang dikenal dengan nama Cik Hiling merupakan salah satu DJ di Solo.
Melalui unggahan Instagram Story, ia menyoroti perilaku oknum DJ baru yang dinilai meresahkan dunia hiburan malam di Kota Bengawan.
"Adek-adekku terkasih, aku senang banget sekarang mulai banyak DJ baru di Solo," tulis @healingyess, dikutip dari unggahan ulang akun Instagram @soloparty.id, Sabtu (10/1/2026).
Cik Hiling mengaku berharap kemunculan DJ-DJ baru di Solo dibarengi dengan sikap dan etika yang baik.
"Harapanku kalian belajar musik dengan benar, belajar bersosialisasi, dan belajar beretika yang baik," lanjutnya.
Ia juga memberikan peringatan tegas agar tidak menyalahgunakan profesi sebagai DJ.
"Jangan mentang-mentang baru bisa pegang RX lalu merasa bebas menyentuh tubuh perempuan seenaknya. Jangan ya," tegasnya.
Tak hanya itu, Cik Hiling juga menyindir keras oknum DJ yang diduga melakukan tindakan tidak senonoh hingga membuat resah.
"Coba yuk, yang merasa pernah maksa nidurin anak orang siapa? Untungnya ketahuan bapak kos. Katanya bukan orang Solo, cuma kuliah di sini. Ini mau mba Heling tabok kecil atau tabok gemas?," tulisnya.
Belakangan, DJ yang dimaksud dalam unggahan tersebut diketahui bernama Gipay.
Cik Hiling kemudian turut membagikan sejumlah pesan dari warganet yang mengaku pernah menjadi korban tindakan pelecehan DJ Gipay.
"Aku juga salah satu korbannya, tolong dikasih pelajaran biar cowok-cowok di luar sana nggak kurang ajar," tulis seorang netizen.
Netizen lain menceritakan pengalaman traumatisnya saat berada di sebuah acara.
"Waktu itu aku kerja sebagai MC di suatu acara. Setelahnya datang ke acara kolektif, di situ ada dia. Aku nggak kenal dekat. Jam aku hilang dan dia ikut bantu nyari. Aku pikir dia baik. Tapi tiba-tiba dia mencium aku. Aku sudah menolak dan mendorong, tapi dia tetap memaksa sampai nyuruh aku pegang ******-nya. Untung ada temanku nyari aku, akhirnya aku bisa kabur," ungkapnya.
Pengakuan lain juga menyebutkan kejadian saat korban diantar pulang.
"Temanku mabuk parah, aku udah nggak kuat dan minta pulang. Dia nawarin nganter ke kost. Pas sampai, dia ikut masuk meski aku sudah melarang dan bilang ini kost putri ada CCTV. Tapi dia tetap masuk sampai ke kamar," tulis netizen lainnya.
Setelah kasus ini viral, DJ Gipay akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf secara terbuka.
“Nama saya Gipay. Saya ingin mengklarifikasi kegaduhan yang terjadi di Solo. Kepada para DJ Solo, saya minta maaf sebesar-besarnya,” ujarnya.
Ia juga mengaku menyesali perbuatannya dan menyatakan akan meninggalkan dunia DJ.
“Saya kapok. Ini mungkin terakhir saya di dunia DJ. Untuk semua yang merasa dirugikan, saya mohon maaf sebesar-besarnya. Saya benar-benar kapok dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan seperti ini lagi,” tutupnya.(np)
Editor : Nur Pramudito