Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

‎HIPMI Solo ‎Peduli Kebersihan, Resik-Resik Sungai

Alfida Nurcholisah • Minggu, 11 Januari 2026 | 23:05 WIB
KOMPAK: HIPMI Solo dan relawan melakukan aksi resik-resik di Sungai Kleco, Minggu (11/1).  ‎
KOMPAK: HIPMI Solo dan relawan melakukan aksi resik-resik di Sungai Kleco, Minggu (11/1). ‎

‎RADARSOLO.COM – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan ditunjukkan HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Peduli Kota Solo dengan mendukung kegiatan resik-resik sungai bersama Relawan Joko Tingkir.

Aksi bersih sungai tersebut digelar di Sungai Kleco, kemarin (11/1). Langkah ini sebagai antisipasi potensi banjir di tengah musim hujan.

‎Ketua HIPMI Peduli Kota Solo Arif Sarifudin mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pengusaha muda terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Menurutnya, pembersihan sungai perlu dilakukan sebelum curah hujan meningkat.

‎“Kegiatan resik-resik sungai ini kami lakukan karena saat ini sudah memasuki musim hujan. Kami khawatir jika aliran sungai tidak bersih bisa memicu banjir. Oleh karena itu, mumpung hujannya belum terlalu deras, kita lakukan pembersihan,” ujarnya.

‎Arif menambahkan, kegiatan resik-resik sungai tidak hanya difokuskan pada satu titik saja.

Ke depan, HIPMI Peduli berencana mengidentifikasi sungai-sungai lain di Kota Solo yang membutuhkan penanganan serupa.

‎“Nanti sungai-sungai lain juga akan kami identifikasi untuk dilakukan resik-resik bersama relawan dan masyarakat,” imbuhnya.

‎Dalam kegiatan tersebut, HIPMI Peduli juga menyerahkan bantuan berupa 25 set perlengkapan keselamatan kepada Relawan Joko Tingkir.

Satu set perlengkapan terdiri dari rompi pelampung, sepatu boot, sarung tangan, serta helm pengaman.

‎Ketua Relawan Joko Tingkir Doni Restu Nugroho menyampaikan apresiasi atas dukungan HIPMI Peduli.

Dia menyebut bantuan perlengkapan keselamatan sangat membantu aktivitas relawan yang memiliki risiko tinggi.

‎“Bantuan dari HIPMI Peduli ini sangat bermanfaat bagi kami. Pekerjaan relawan cukup berisiko karena medan sungai terjal dan arusnya deras, sehingga perlengkapan keselamatan sangat dibutuhkan,” katanya.

‎Doni menjelaskan, kegiatan resik-resik sungai rutin dilakukan satu bulan sekali. Saat ini, Relawan Joko Tingkir memiliki 35 anggota, dengan sekira 25 orang yang aktif terlibat dalam setiap kegiatan.

‎“Kegiatan kami fokus di wilayah Pajang. Namun, jika ada aduan masyarakat atau panggilan bantuan dari wilayah lain, kami juga siap membantu,” pungkasnya. (alf/nik)

Editor : Niko auglandy
#sungai #hipmi #solo #resik-resik