SOLOBALAPAN.COM – Merayakan usia emas ke-50 tahun, Perumda Air Minum Toya Wening Kota Surakarta menghadirkan kado istimewa bagi warga Solo.
Melalui kolaborasi strategis dengan Bank Jateng Syariah, Perumda Air Minum Toya Wening Kota Surakarta Solo resmi meluncurkan fasilitas pembiayaan sambungan rumah (SR) baru dengan cicilan yang sangat ringan.
Inovasi ini ditargetkan mampu mengejar penambahan 4.000 pelanggan baru di tahun 2026, sekaligus mewujudkan akses air bersih yang lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Solusi Cicilan Ringan: Hanya Rp38 Ribuan per Bulan
Baca Juga: Gaji ke-13 Pensiunan, PNS, PPPK 2026: Prediksi Jadwal Pencairan dan Nominal yang Berpotensi Cair
Direktur Utama Perumda Air Minum Toya Wening, Agustan, menjelaskan bahwa kerja sama ini bertujuan menghilangkan kendala biaya pasang baru yang sering dikeluhkan warga.
Selama ini, biaya penyambungan standar mencapai Rp1.625.000, sebuah angka yang bagi sebagian masyarakat terasa cukup berat jika harus dibayar di muka.
“Melalui kemitraan dengan Bank Jateng Syariah, masyarakat cukup membuka tabungan dan mengangsur biaya pemasangan. Perhitungannya hanya sekitar Rp38.500 per bulan. Jika ditambah biaya pemakaian air, rata-rata pengeluaran bulanan tetap di bawah Rp100.000,” jelas Agustan usai penandatanganan kerjasama antara Perumda Air Minum Toya Wening Kota Surakarta dengan Bank Jateng Syariah, Kamis (22/1/2026).
Syarat Mudah Tanpa Jaminan
Baca Juga: KUR BRI Bantu UMKM Kabanjahe Naik Kelas, dari Usaha Es Buah Menjadi Laundry Express
Program ini dirancang sangat fleksibel tanpa memberatkan calon pelanggan.
Menariknya, masyarakat tidak perlu membawa jaminan untuk bisa mengakses fasilitas pembiayaan syariah yang bebas riba ini. Berikut adalah syarat utama pendaftaran:
- Lokasi rumah sudah tersedia jaringan perpipaan PDAM.
- Status kepemilikan rumah legal.
- Membawa dokumen administrasi standar (KTP, KK).
- Membuka tabungan di Bank Jateng Syariah sebagai media angsuran.
Strategi Keuangan Perusahaan yang Lebih Sehat
Agustan mengungkapkan, inovasi ini juga merupakan strategi agar kas perusahaan tetap sehat.
Sepanjang tahun 2025, perusahaan daerah yang akrab disebut PDAM Solo ini sering memberikan promo diskon separuh harga, namun hal tersebut membebani anggaran internal jika dilakukan terus-menerus.
"Dengan fasilitas perbankan, keinginan masyarakat yang tinggi untuk menyambung air bersih tetap terakomodasi tanpa menguras kas perusahaan secara langsung. Ini adalah win-win solution," tambahnya.
Siap Meluncur di Car Free Day (CFD) Solo
Bagi warga yang ingin mengetahui informasi lebih mendalam, Perumda Toya Wening akan melakukan launching resmi sekaligus sosialisasi perdana di Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi pada Minggu (25/1/2026) mendatang.
Selain di CFD, tim Perumda Air Minum Toya Wening Kota Surakarta akan melakukan sosialisasi rutin ke perkampungan minimal satu kali seminggu. (dam)
Editor : Damianus Bram