Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Dobrak Tradisi, Mangkunagara X Libatkan 1.000 Orang Termasuk Pelajar dan Komunitas dalam Upacara Kenaikan Tahta Ke-5

Silvester Kurniawan • Minggu, 25 Januari 2026 | 17:21 WIB

Gladi Resik Bregodo Mangkunegaran untuk persiapan peringatan jumenengan yang akan digelar Selasa besok (22/1). (Silvester Kurniawan/Radar Solo)
Gladi Resik Bregodo Mangkunegaran untuk persiapan peringatan jumenengan yang akan digelar Selasa besok (22/1). (Silvester Kurniawan/Radar Solo)

SOLO, Radar Solo – Ada napas baru yang berhembus dalam persiapan upacara adat Tingalan Jumenengan Dalem (Peringatan Kenaikan Tahta) KGPAA Mangkunegara X yang akan digelar Selasa (27/1) mendatang. Menginjak tahun kelima kepemimpinannya sejak naik takhta pada 2022 lalu, sang penguasa muda Pura Mangkunegaran ini memilih untuk "membuka pintu" istana lebih lebar bagi masyarakat.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.000 orang dari berbagai kalangan akan dilibatkan langsung dalam prosesi sakral tersebut. Berdasarkan keterangan resmi Kawedanan Manggala Pranaya Pura Mangkunegaran, massa tersebut terdiri dari pelajar jenjang SMP, berbagai komunitas hobi, hingga warga yang tinggal di sekitar lingkungan istana.

Baca Juga: Penghormatan Tertinggi Solo untuk Dalang Ki Anom Suroto: Diabadikan Jadi Nama Jalan dan Patenkan Lagu Solo Berseri Jadi Branding Kota

Kesekretariatan Kawedanan Panti Budaya Pura Mangkunegaran, Firhan Nurhandiko, mengungkapkan bahwa keterlibatan masif ini merupakan mandat langsung dari Gusti Bhre (sapaan akrab MN X).

“Sesuai dawuh KGPAA Mangkunegara X, beliau ingin merangkul energi muda. Karena itu, kami menginisiasi kolaborasi dengan beberapa sekolah dan komunitas lokal untuk ikut serta dalam rangkaian acara tahun ini,” ujar Firhan, Minggu (25/1/2026).

Baca Juga: Guru Besar UNS: Negara Kuat Bukan yang Cepat Membubarkan Kritik, Tapi yang Melindungi Aspirasi

Perayaan tahun ini dipastikan tampil lebih kolosal. Sebelum prosesi inti dimulai, masyarakat akan disuguhi atraksi defile dari Bregodo Mangkunegaran yang berkolaborasi dengan pasukan korps musik (Korsik) Korem 074/Warastratama.

Di sisi lain, nuansa sakral tetap menjadi ruh utama. Tarian legendaris milik Pura Mangkunegaran, Bedhaya Anglir Mendung, akan dipentaskan di hadapan para tamu undangan VIP dan tokoh-tokoh penting nasional. Menambah kemegahan suasana, seniman serba bisa yang juga pesinden kaliber internasional, Peni Candra Rini, dijadwalkan memberikan persembahan spesial yang dirancang khusus untuk peringatan kenaikan tahta kali ini.

Baca Juga: Detik-detik Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono Pingsan Saat Upacara Pelepasan Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500

“Besok akan ada prosesi defile sebagai pembuka sebelum upacara inti Jumenengan. Kami ingin memadukan antara kemegahan militer tradisional dengan kelembutan seni budaya,” beber Firhan.

Langkah Mangkunegara X ini semakin mempertegas posisinya sebagai pemimpin yang bervisi modern tanpa mencabut akar tradisi. Pura Mangkunegaran kini tak lagi sekadar menjadi benteng budaya yang tertutup, melainkan ruang kolaborasi kreatif yang menyatukan generasi muda Solo dengan warisan leluhurnya. (ves/bun)

Editor : Kabun Triyatno
#jumenengan dalem #legendaris #massa #sakral #Defile #kolaborasi #mangkunegaran #Mangkunegara X