Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Sempat Terabaikan, Giliran Peremajaan Selter Kuliner Solo Square Dibenahi

Silvester Kurniawan • Kamis, 29 Januari 2026 | 07:15 WIB
KUMUH: Pengguna jalan melintas di depan selter kuliner Solo Square yang akan direnovasi Pemkot Solo, Rabu (28/1).
KUMUH: Pengguna jalan melintas di depan selter kuliner Solo Square yang akan direnovasi Pemkot Solo, Rabu (28/1).

SOLO – Sempat terabaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mulai melirik selter kuliner Solo Square yang kondisinya kurang representatif. Rencananya, selter ini akan diremajakan dan dipercantik dalam waktu dekat.

Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo sedang mematangkan konsepnya, karena rehab segera dikebut.

Kepala Disdag Kota Solo Arif Handoko menjelaskan, anggaran perbaikan selter kuliner di sisi timur Solo Square tidak terlalu besar. Alhasil anggarannya dialihkan melalui dana corporate social responsibility (CSR).

“Tahun ini desainnya masih dimatangkan. Mudah-mudahan bisa dilakukan secepatnya,” jelas Arif (28/1).

Proses rehab bangunan selter nantinya tidak akan mengubah konsep hingga tata letak. Maka pedagang yang menghuni selter tersebut diimbau tidak perlu khawatir. Mengingat ukuran selter tidak mengalami perubahan.

Selain itu, pedagang yang ada saat ini diprioritaskan. Masih berhak menempati selter setelah rehab selesai.

“Jumlahnya kan ada 92 pedagang. Jadi sesuai itu juga. Pengerjaan tahun ini. Mudah-mudahan kalau tidak ada perubahan, desainnya bisa langsung dikerjakan,” beber Arif.

Sementara itu pantauan Jawa Pos Radar Solo, selter kuliner Solo Square kondisinya agak memprihatinkan. Sudah waktunya mendapat perawatan, apalagi lokasinya kurang sedap dipandang mata. Agak kumuh karena banyaknya barang-barang milik pedagang.

Selter ini sebelumnya juga sempat disterilkan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo. Sasarannya tata letak perparkiran, yang diselaraskan dengan area pedagang selter setempat.

“Intinya kan hanya perawatan bangunan saja, dan prosesnya tidak lama. Jadi selama perawatan dilakukan, pedagang masih bisa jualan di sana. Jadi tidak perlu pindah,” ujar Kabid Sarana Distribusi Perdagangan Disdag Kota Solo Joko Sartono. (ves/fer)

Editor : Niko auglandy
#selter #pemkot solo #kuliner