Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Target Juli 2026, Peserta BPJS Kesehatan Segera Bisa Berobat di RS Kardiologi Emirates Indonesia di Solo

Silvester Kurniawan • Kamis, 29 Januari 2026 | 18:56 WIB

Menkes Budi Gunadi Sadikin kunjungi RS Kardiologi Emirated Indonesia. (M Ihsan/Radar Solo)
Menkes Budi Gunadi Sadikin kunjungi RS Kardiologi Emirated Indonesia. (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Harapan masyarakat pengguna BPJS Kesehatan di Kota Solo dan sekitarnya untuk mengakses layanan jantung kelas dunia segera terwujud. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, berkomitmen mempercepat proses integrasi BPJS Kesehatan di Rumah Sakit (RS) Kardiologi Emirates Indonesia, Jebres, Surakarta.

Hal tersebut ditegaskan Menkes saat melakukan kunjungan kerja di rumah sakit hasil kolaborasi internasional tersebut, Kamis (29/1/2026). Saat ini, RS Kardiologi Emirates Indonesia masih dalam proses pemenuhan persyaratan dan persetujuan dari BPJS Kesehatan.

Baca Juga: Hibah Keraton Solo Tak Sampai Rp 2 Miliar, Purbaya: Kebutuhan Kami Lebih dari Rp 20 Miliar Setahun

"Saat ini memang masih dalam proses persetujuan BPJS untuk rumah sakit ini. Tadi Pak Wali Kota juga menyampaikan agar dibantu percepatannya. Jika sudah beres, masyarakat Solo pengguna BPJS bisa menikmati layanan di sini tanpa harus membayar," ujar Menkes.

Penanganan Kecepatan Tinggi Budi Gunadi menekankan bahwa penyakit jantung membutuhkan penanganan medis yang sangat cepat. Idealnya, pasien harus mendapatkan tindakan dalam kurun waktu 2 hingga 6 jam untuk mencegah kefatalan. Oleh karena itu, ketersediaan fasilitas jantung di tingkat kota dan kabupaten menjadi krusial.

Baca Juga: Cara Cek Apakah Nama Anda Termasuk 18 Juta Penerima Bansos PKH-BPNT 2026 Cair Februari, Langsung Pakai HP

Meski masih menunggu status kerja sama dengan BPJS, RS Kardiologi Emirates yang dioperatori oleh RS Dr. Sardjito ini telah melayani 582 pasien melalui berbagai tindakan medis canggih. Mulai dari angiografi, pemasangan ring, penutupan cacat jantung (ASD/VSD closure), hingga operasi jantung terbuka seperti bypass.

"Kami terus mendorong pengembangan bedah jantung anak serta minimal invasive cardiac surgery untuk mempercepat masa pemulihan pasien," tambahnya.

Target Operasional Juli 2026 Fasilitas di RS ini tergolong mewah dan lengkap, mencakup hybrid cath lab, CT Scan, hingga MRI yang mendukung layanan gawat darurat hingga tindakan lanjutan. Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, yang mendampingi kunjungan tersebut, menyatakan dukungannya agar proses administrasi segera rampung.

Baca Juga: Ini Jadwal Babak 8 Besar Liga 4 Jateng 2025/2026: Persiharjo Sukoharjo, Persebi, Persak, Persibas, PSIR, Persik dan Persibangga Dapat Lawan Berat

"Kami mendorong percepatan proses kredensial BPJS agar akses masyarakat lebih mudah. Targetnya, layanan BPJS di RS Kardiologi ini dapat mulai digunakan dalam enam bulan ke depan, atau sekitar Juli 2026," tegas Respati.

Langkah ini diharapkan mampu memecah antrean panjang layanan jantung di rumah sakit lain dan memberikan standar pelayanan kesehatan jantung yang lebih tinggi bagi warga Kota Solo dan sekitarnya. (ves/bun)

Editor : Kabun Triyatno
#bpjs kesehatan #Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin #rumah sakit #Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia