RADARSOLO.COM – Pemkot Solo mendorong pemanfaatan hasil panen dari kelompok-kelompok Tani yang ada di wilayah. Tujuannya agar bisa masuk ke Koperasi Kelurahan Merah Putih, maupun pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ada di Kota Bengawan. Hal ini disampaikan oleh Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani yang beberapa waktu terakhir intens melakukan tinjauan ke sejumlah kelompok tani yang ada di berbagai kelurahan di Solo.
Astrid mengapresiasi peran kelompok tani dalam mewujudkan kemandirian pangan yang ada di lingkungan skala kecil yang ada di berbagai kelurahan di Solo. Dari kunjungannya ke beberapa kelompok tani, dia melihat para pejuang kemandirian pangan itu telah memberikan bukti nyata. Di mana mereka memanfaatkan lahan tidak produktif menjadi area yang bisa dimanfaatkan.
“Beberapa kelompok tani bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat. Bahkan ada sebagian kelompok tani yang hasil panennya jadi logistik di masing-masing wilayah. Ini perlu kami apresiasi,” terangnya, Minggu (1/2).
Astrid mengakui ada beberapa kelompok tani yang sudah berinisiatif untuk menjual hasil panennya ke Koperasi Merah Putih dan kemudian didistribusikan ke program MBG.
“Mungkin bisa kami fokuskan apa yang menjadi kebutuhan MBG di Solo produksinya dari hasil panen kelompok tani seperti ini,” hemat Astrid.
Sejalan dengan itu, Wali Kotatani Solo Respati Ardi juga mendorong pemanfaatan produk masyarakat untuk dapat terlibat program nasional yang berjalan di Solo. “Nanti kami dorong lewat UMKM Center agar produk UMKM bisa masuk ke Koperasi Kelurahan Merah Putih. Begitu juga untuk bahan makanan agar pengelola dapur MBG bisa membeli dari Solo agar perputaran ekonomi (di dalam kota) ikut berputar,” tegas Respati Ardi, beberapa waktu sebelumnya. (ves/nik)
Editor : Niko auglandy