Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tembus 25 Ribu Pendaftar, Kartu Zilenial Jadi Kunci Pemuda Jateng Mandiri dan Berdaya Saing

Kabun Triyatno • Rabu, 4 Februari 2026 | 18:32 WIB

Sekda Jateng Sumarno bahas pendidikan di Jateng dengan Komisi X DPR RI. (Humas Pemprov Jateng)
Sekda Jateng Sumarno bahas pendidikan di Jateng dengan Komisi X DPR RI. (Humas Pemprov Jateng)

RADARSOLO.COM – Program inovasi "Kartu Zilenial" yang digagas Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendapat sambutan hangat dari kalangan generasi muda. Hingga Rabu (4/2/2026) siang, tercatat sebanyak 25.072 pemuda telah mendaftar untuk mengakses berbagai layanan pengembangan kompetensi dan kewirausahaan tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno menegaskan bahwa program ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam mengoptimalkan potensi 8,5 juta pemuda di Jawa Tengah atau sekitar 22,5 persen dari total penduduk. Kartu Zilenial berfungsi sebagai alat identifikasi minat dan bakat sebelum nantinya dihubungkan dengan pihak terkait.

Baca Juga: Tak Lagi Membosankan, Guru Sejarah MAN 1 Solo Ini Gunakan ChatGPT dan Sora untuk Bikin Konten POV Jejak Masa Lampau

"Pak Gubernur melalui Kartu Zilenial mengidentifikasi peminatan anak-anak muda, yang nantinya kita hubungkan dengan pihak-pihak lain agar mereka bisa berkembang dan berusaha sesuai kompetensinya," jelas Sumarno saat menerima Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI di Kantor Gubernur Jateng, Rabu sore.

Kebijakan ini diambil mengingat struktur perekonomian saat ini mulai banyak ditopang oleh kreativitas anak muda. Kartu Zilenial disiapkan sebagai pintu masuk bagi para pemuda untuk mengasah soft skill maupun hard skill yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini.

Baca Juga: Mahasiswa UTP Solo Borong Medali di ASEAN Para Games 2026 Di Thailand

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jateng, Muhamad Masrofi, membeberkan bahwa program ini tidak hanya bersifat administratif. Pemprov Jateng telah berhasil mendidik sekitar 400 pemuda menjadi wirausaha baru di tingkat kecamatan, mulai dari Solo, Semarang, hingga Pekalongan.

"Pelatihan yang sudah berjalan salah satunya adalah menjadi content creator. Kami mengarahkan mereka agar tidak hanya bergantung pada lapangan kerja formal, tetapi mampu menciptakan peluang usaha sendiri secara mandiri," ungkap Masrofi.

Baca Juga: Antisipasi Kekosongan Kelas, Pemkot Solo Siapkan Skema Kontrak Perorangan untuk 286 Guru Baru

Keberhasilan program ini menarik perhatian Komisi X DPR RI. Ketua Tim Kunker Komisi X, Maria Yohana Esti Wijayati, memberikan apresiasi dan mendorong agar jangkauan Kartu Zilenial terus diperluas hingga pelosok Jawa Tengah.

"Saya kira program ini sangat bagus dan harus terus diperluas jangkauannya agar semakin banyak anak muda yang menikmati manfaatnya," tegas Esti.

Saat ini, pendaftaran dilakukan secara bertahap dan berjenjang dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran. Pemprov Jateng berkomitmen untuk terus mensosialisasikan program ini agar seluruh potensi kreatif pemuda di 35 kabupaten/kota dapat terpetakan dan terakomodasi dengan baik. (*)

Editor : Kabun Triyatno
#layanan #Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfhi #Kartu Zilenial #pemuda #anak-anak muda #pemprov jateng #soft skill #Komisi X DPR RI #program #industri