Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Penampakan Logo HUT ke-281 Kota Solo yang Digarap ISI Surakarta dan Filosofi di Dalamnya

Silvester Kurniawan • Senin, 9 Februari 2026 | 13:15 WIB
Wali Kota Solo Respati Ardi pukul gong menandai peluncuran logo HUT ke-281 Kota Solo di pendapa ISI Surakarta, Minggu (8/2/2026). Foto kanan, tampak logo Kota Solo yang didesain tim ISI Surakarta.
Wali Kota Solo Respati Ardi pukul gong menandai peluncuran logo HUT ke-281 Kota Solo di pendapa ISI Surakarta, Minggu (8/2/2026). Foto kanan, tampak logo Kota Solo yang didesain tim ISI Surakarta.

RADARSOLO.COM- Pemkot meluncurkan logo peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-281 Kota Solo.

Peluncuran dilakukan dalam suasana khidmat namun meriah di Pendopo Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Minggu (8/2/2026) malam.

Mengusung semangat kolaborasi antara tradisi dan modernitas, logo ini memuat visi besar Kota  Solo yang terus bergerak maju tanpa meninggalkan akar budayanya.

Wali Kota Solo Respati Ardi menjelaskan, usia ke-281 adalah momentum bagi Solo untuk tumbuh menjadi kota yang modern dalam pelayanan publik, namun tetap teguh memegang identitas sejarah.

“Hari Jadi Kota Solo diperingati setiap tanggal 17 Februari. Menandai berdirinya Keraton Surakarta Hadiningrat pada 1745 silam. Di usia ke-281 ini, Solo harus tumbuh menjadi kota yang kaya sejarah namun adaptif terhadap zaman,” ujar Respati.

Gandeng ISI Surakarta demi Netralitas

Ada alasan khusus mengapa peluncuran dan perancangan logo ini menggandeng ISI Surakarta.

Respati menjelaskan, langkah ini diambil untuk menghilangkan nuansa politik dan subjektivitas pemimpin dalam visualisasi identitas kota.

“Semua kita serahkan kerja sama dengan ISI Surakarta. Jadi filosofi dan desain murni diciptakan oleh teman-teman akademisi dan seniman ISI. Ini untuk menghindari subjektivitas, biar hasilnya benar-benar merepresentasikan jiwa Kota Solo,” tegasnya.

Filosofi Visual: Rajamala hingga Keris

Logo HUT ke-281 ini tampil unik dengan memadukan elemen visual tradisional dalam kemasan grafis kekinian.

Angka 281 dibentuk dari adopsi simbol-simbol ikonik Solo. Seperti canthik Rajamala, motif Batik Parang dan Kawung, serta lekuk Keris.

Baca Juga: DPRD Solo Soroti Pengelolaan TPA Putri Cempo: Gunungan Sampah 20 Meter Longsor, Mojosongo Terkepung Bau!

Sementara itu, tagline yang diusung adalah "Berbudaya, Pradaya, Sejahtera".

Slogan ini dimaknai sebagai ramuan yang menggabungkan identitas (Berbudaya), aksi nyata dan keberdayaan (Pradaya), serta tujuan akhir pembangunan (Sejahtera).

Rektor ISI Surakarta Dr. Bondet Wrahatnala, S.Sos., M.Sn menjelaskan, desain logo HUT ke-281 Kota Solo membawa pesan bahwa teknologi tidak mematikan budaya, melainkan memperkuatnya.

“Ada akar tradisi kuat yang dipresentasikan lewat simbol-simbol visual dalam kemasan kekinian. Filosofinya, teknologi itu merajut budaya menjadi sesuatu yang lebih indah dan relevan, bukan malah menggerusnya,” papar Bondet.

Sementara itu, peluncuran logo HUT ke-281 Kota Solo dimeriahkan oleh penampilan kolaborasi tari dan gamelan dari mahasiswa ISI Surakarta.

Ditutup dengan tukar cenderamata sebagai simbol sinergi antara pemerintah kota dan lembaga pendidikan tinggi seni tersebut. (ves)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#logo hut kota solo #filosofi #makna #hut ke 281 kota solo #Ikonik #isi surakarta #launching #peluncuran #desain