Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

5.000 Kue Keranjang Bakal Disebar di Grebeg Sudiro, Tarik Magnet Wisatawan Mancanegara

Silvester Kurniawan • Jumat, 13 Februari 2026 | 15:19 WIB
Lampion di kawasan Pasar Gede semakin ikonik sambut Imlek 2026
Lampion di kawasan Pasar Gede semakin ikonik sambut Imlek 2026

RADARSOLO.COM - Karnaval Budaya Grebeg Sudiro 2026 dipastikan akan berlangsung lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.  Sebab, selain peserta dari dalam negeri, juga hadir dari luar negeri.

Ketua Grebeg Sudiro 2026 Artasya Putra menyebutkan bahwa ribuan peserta dari berbagai daerah, instansi, hingga delegasi mancanegara akan turut berpartisipasi memamerkan kekayaan budaya masing-masing.

Salah satu ikon yang paling dinanti adalah gunungan berisi 5.000 kue keranjang. Kue khas Imlek tersebut akan diarak sepanjang rute sebelum nantinya dibagikan atau dilemparkan kepada warga di garis finish.

"Ada ribuan peserta yang terlibat. Puncaknya adalah 5.000 kue keranjang yang akan kami bagikan kepada masyarakat sebagai simbol keberagaman dan keharmonisan di Kelurahan Sudiroprajan," pungkas Artasya.

Baca Juga: Wajib Cek! HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah Februari 2026 dengan Fitur Lengkap Rp 1 Jutaan

Tahun ini, kalender menunjukkan fenomena yang istimewa. Gemuruh Imlek hadir berhimpitan dengan datangnya bulan suci Ramadan. Solo pun bersiap menyuguhkan wajah toleransi yang cantik: lampion naga akan bersanding dengan ornamen religi, menciptakan perpaduan budaya yang hanya bisa ditemukan di Kota Bengawan.

Kemeriahan Imlek kali ini juga menjadi berkah bagi roda ekonomi rakyat. Mulai 6 hingga 21 Februari, masyarakat tidak hanya akan disuguhi pemandangan lampion, tetapi juga pesta kuliner dan kerajinan tangan.

Wisata perahu hias di Sungai Pepe akan menambah daftar destinasi bagi warga yang ingin merasakan sensasi menyusuri sungai di bawah pendar cahaya lampion. Puncak Karnaval Budaya sendiri dijadwalkan meriah pada 15 Februari, sehari sebelum malam pergantian tahun Imlek yang jatuh pada 16 Februari.

Ketua Panitia Imlek Bersama 2026 Sumartono Hadinoto menekankan bahwa ada ruh yang berbeda dalam perayaan tahun ini. Dengan dimulainya ibadah puasa Ramadan bagi umat Muslim pada 17 Februari—tepat sehari setelah malam tahun baru Imlek—panitia telah menyiapkan agenda khusus.

"Imlek 2026 memiliki beberapa acara yang berbeda. Karena bertepatan dengan saudara kita yang mulai berpuasa, nanti akan ada kegiatan berbagi makanan ringan atau takjil kepada masyarakat," tutur Sumartono. (ves/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#imlek #kue keranjang #Ramadan #grebeg sudiro 2026 #karnaval budaya