RADARSOLO – Perayaan malam Imlek di kawasan Pasar Gede Solo nyaris berujung tragedi pada Selasa (17/2) dini hari. Seorang pengemudi mobil berinisial SAZ (30) nekat melajukan kendaraannya secara ugal-ugalan hingga menyerempet seorang pedagang di tengah kerumunan warga. Aksi berbahaya warga Karanganyar tersebut diduga kuat dipicu oleh pengaruh minuman keras.
Insiden ini terjadi sesaat setelah Tim Sparta Polresta Solo menyelesaikan pengamanan perayaan Tahun Baru Imlek di titik nol Kota Solo tersebut. Petugas yang masih berada di sekitar lokasi segera merespons laporan warga mengenai adanya mobil Daihatsu Feroza yang melaju tidak wajar dan membahayakan nyawa pengunjung serta pedagang kaki lima.
Kasat Samapta Polresta Solo Kompol Edi Sukamto menjelaskan bahwa pihaknya langsung melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan kendaraan tersebut. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan dua botol minuman keras di dalam mobil, di mana salah satu botol telah dikonsumsi sebagian oleh pelaku.
"Hasil interogasi awal menunjukkan bahwa pengemudi dalam kondisi mabuk berat setelah mengonsumsi alkohol. Kondisi ini menyebabkan konsentrasi dan refleks pengemudi menurun drastis, sehingga ia tidak mampu mengendalikan kendaraan di tengah keramaian," ujar Kompol Edi mewakili Kapolresta Surakarta, Selasa (17/2).
Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita satu botol miras ukuran 1.500 ml, satu botol miras 250 ml, serta unit mobil pelaku sebagai barang bukti. SAZ kini telah diamankan di Mapolresta Surakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif dan proses hukum lebih lanjut terkait pelanggaran lalu lintas serta potensi pidana lainnya.
Pihak Polresta Solo mengimbau keras masyarakat untuk tidak sekali-kali berkendara di bawah pengaruh alkohol. Selain melanggar hukum, tindakan tersebut merupakan ancaman nyata bagi keselamatan publik, terutama di kawasan pusat keramaian yang padat aktivitas masyarakat. (atn/bun)
Editor : Kabun Triyatno