Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Solo Siaga Ramadan, Gerebek Tempat Karaoke Digalakkan

Antonius Christian • Minggu, 22 Februari 2026 | 22:41 WIB

DEMI KEAMANAN: Salah satu tempat karaoke yang disidakoleh tim gabungan.
DEMI KEAMANAN: Salah satu tempat karaoke yang disidakoleh tim gabungan.

RADARSOLO.COM – Polresta Solo bersama Denpom IV/4 dan Satpol PP Kota Solo menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah tempat karaoke dan kafe di Kota Bengawan, Sabtu (21/1) malam. Operasi gabungan tersebut dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama Ramadan 1447 Hijriah.

Petugas menyasar berbagai lokasi hiburan malam yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum. Satu per satu titik disisir untuk memastikan tidak ada aktivitas yang melanggar aturan selama bulan puasa.

Kasat Samapta Polresta Solo Kompol Edi Sukamto menyampaikan, dalam pemeriksaan tersebut pihaknya tidak menemukan aktivitas pengunjung di tempat-tempat yang didatangi. Dia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut perintah pimpinan untuk menjaga stabilitas wilayah sepanjang Ramadan.

“Operasi penyakit masyarakat ini menjadi salah satu upaya kami menciptakan situasi wilayah hukum Polresta Surakarta yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Kompol Edi memastikan operasi serupa tidak berhenti pada satu malam.

Jajarannya akan rutin melaksanakan patroli dan penindakan selama Ramadan maupun setelahnya. Dia juga mengingatkan para pengelola kafe dan karaoke agar mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Surakarta.

“Kegiatan ini akan terus kita lakukan. Kami mengimbau pengelola kafe dan karaoke untuk mematuhi peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Menurut Edi, sinergi antara TNI, Polri, dan Pemkot Solo  menjadi kunci dalam menjaga keamanan wilayah. Melalui operasi gabungan, potensi gangguan kamtibmas diharapkan dapat dicegah sejak dini sehingga masyarakat merasa aman menjalankan ibadah puasa.

Sementara itu, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo menambahkan bahwa pihaknya masih menjalankan Operasi Pekat Candi 2026 dengan berbagai sasaran, mulai dari peredaran minuman keras ilegal, praktik prostitusi, perjudian, hingga premanisme.

“Kami mengimbau masyarakat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Ramadan adalah bulan penuh berkah, mari kita isi dengan kegiatan positif dan meningkatkan keimanan serta kepedulian sosial,” ujarnya.

Kapolresta juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Ia menilai partisipasi warga memegang peranan penting dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman di Kota Surakarta.

Dengan adanya operasi pekat ini, lanjut Catur, diharapkan suasana Ramadan di Kota Bengawan dapat berlangsung tertib, aman, dan penuh ketenangan sehingga umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk. (atn/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#kafe #polresta solo #karaoke