RADARSOLO.COM – Sebuah pohon asem jawa berukuran raksasa tumbang di ruas Jalan Slamet Riyadi, tepat di depan Hotel Megaland Solo, Rabu (25/2) sekitar pukul 11.00 WIB. Meski sempat menutup hampir separuh badan jalan protokol, peristiwa ini tidak memakan korban jiwa lantaran kondisi lalu lintas yang tengah lengang.
Petugas gabungan dari BPBD Kota Solo, dinas lingkungan hidup (DLH), kepolisian, hingga relawan SAR segera diterjunkan ke lokasi. Berkat kesigapan petugas, pembersihan batang pohon besar tersebut hanya memakan waktu sekitar 15 menit hingga arus lalu lintas kembali normal.
Baca Juga: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal Lengkap dan Fasenya di Indonesia
Kepala Pelaksana BPBD Kota Solo Ari Dwi Daryatmo mengungkapkan bahwa laporan masuk pukul 11.00 WIB dan tim langsung tiba di lokasi 10 menit kemudian. Berdasarkan pantauan di lapangan, penyebab tumbangnya pohon diduga kuat karena faktor usia dan kondisi fisik pohon yang sudah tidak sehat.
"Kelihatannya usia pohon sudah tua. Kalau kita lihat tadi, akarnya sudah growong (berlubang/lapuk), ditambah lagi kondisi cuaca saat musim penghujan seperti ini yang tidak menentu," jelas Ari di lokasi kejadian.
Baca Juga: Wajah Baru Museum Keraton Solo Pasca Revitalisasi, Tampil Lebih Segar Terbuka untuk Umum
Saksi mata di lokasi, Subianto, 35, menceritakan momen mendebarkan saat pohon tersebut roboh. Ia mengaku mendengar suara patahan kayu yang sangat keras sebelum pohon tersebut menghantam aspal.
"Saya tadi mau lewat, tiba-tiba terdengar suara keras seperti kayu patah, lalu pohon langsung roboh ke tengah jalan. Beruntung sekali posisi jalan lagi sepi, tidak ada kendaraan yang melintas tepat di bawahnya," ujar Subianto.
Baca Juga: Modus Pura-Pura Beli Rokok saat Kencan Pertama, Pria Pengangguran Bawa Kabur Motor Kenalan Baru
Senada dengan Subianto, Dwi Santoso, 56, seorang juru parkir di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), menyebutkan bahwa kondisi pohon tersebut memang sudah lama dikeluhkan warga karena dahan-dahannya sering rontok saat tertiup angin kencang.
BPBD Kota Solo mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat melintas di jalur-jalur yang memiliki pepohonan besar, terutama saat terjadi hujan deras atau angin kencang. Kepolisian juga meminta pengendara tidak berteduh di bawah pohon tua guna menghindari potensi kecelakaan serupa.
Saat ini, sisa-sisa pembersihan telah diselesaikan oleh tim DLH dan arus lalu lintas di Jalan Slamet Riyadi dipastikan telah pulih sepenuhnya. (atn)
Editor : Kabun Triyatno