Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Aksi Curi Kotak Amal Rumah Sakit di Solo Terekam CCTV, Pelaku Terancam Lebaran di Penjara

Antonius Christian • Senin, 2 Maret 2026 | 16:39 WIB

Photo
Photo

RADARSOLO.COM – Kesucian bulan Ramadan dinodai oleh aksi tak terpuji tiga pria di sebuah rumah sakit swasta di Kota Bengawan. Bukannya memperbanyak ibadah, ketiganya justru diringkus polisi setelah kepergok mencuri uang kotak amal di mushola rumah sakit tersebut menggunakan lidi bermodifikasi.

Para pelaku masing-masing berinisial YAS (36) dan S (41), warga Karanganyar, serta WS (40), warga Sukoharjo. Ketiganya tak berkutik saat Tim Sparta Satuan Samapta Polresta Solo menjemput mereka setelah sebelumnya diamankan oleh petugas keamanan rumah sakit yang memantau melalui rekaman CCTV.

Baca Juga: Mobil Hilang Kendali hingga Terbang di SPBU Bener Sragen, Tujuh Orang Luka

Kapolresta Solo Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, melalui Kasat Samapta Kompol Edi Sukamto, menjelaskan bahwa penangkapan bermula dari laporan masyarakat melalui call center terkait adanya aktivitas mencurigakan di area rumah ibadah tersebut.

“Tim Sparta langsung bergerak cepat menuju lokasi. Saat tiba, ketiga terduga pelaku sudah diamankan oleh sekuriti rumah sakit untuk menghindari amukan massa,” ujar Kompol Edi, Senin (2/3).

Baca Juga: Mencekam! Tragedi di PLTSa Putri Cempo Solo, Pekerja Tewas Terjepit Mesin Pemilah Sampah

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para pelaku mengaku masuk ke mushola sekitar pukul 21.00 WIB dengan dalih beristirahat. Namun, mereka sebenarnya sedang memantau situasi dan menunggu suasana benar-benar lengang.

Sekitar pukul 23.30 WIB, saat jemaah sudah sepi, mereka melancarkan aksinya dengan modus klasik namun terencana. Mereka menggunakan sebatang lidi yang telah dimodifikasi dan diberi pulut (perekat) pada ujungnya untuk "memancing" uang keluar dari celah sempit kotak amal.

Baca Juga: Kronologi Sapi Berbobot 5 Kuintal Terperosok Saluran Air di Mojosongo Boyolali, Evakuasi Butuh Waktu 2 Jam

Naas bagi mereka, aksi "memancing" uang itu terekam jelas oleh kamera pengawas. Meski hanya berhasil mengambil uang Rp10.000 (dua lembar pecahan Rp5.000), satpam rumah sakit yang sigap langsung mengepung lokasi sebelum para pelaku sempat melarikan diri.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti yang digunakan untuk beraksi, di antaranya satu batang lidi yang telah dimodifikasi, gumpalan pulut sebagai perekat, dan dua lembar uang pecahan Rp5.000 hasil curian.

Ketiga pria tersebut kini harus mendekam di sel Mapolresta Solo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kompol Edi menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menindak tegas setiap bentuk tindak pidana, terutama yang dilakukan di tempat ibadah pada momentum bulan suci seperti saat ini. (atn/bun)

Editor : Kabun Triyatno
#rekaman cctv #ibadah #Ramadan #amukan massa #mencuri kotak amal masjid #polresta solo