Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Wali Kota Solo Respati Ardi: Orang Tua Boleh Tolak dan Kembalikan Menu Makan Bergizi Gratis yang Tak Layak

Silvester Kurniawan • Senin, 2 Maret 2026 | 17:33 WIB

Menu kering MBG pada bulan puasa di SDN Joglo Solo. (Arief Budiman/Radar Solo)
Menu kering MBG pada bulan puasa di SDN Joglo Solo. (Arief Budiman/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengambil sikap tegas terkait rentetan keluhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai kurang layak selama Ramadan 2026.

Wali Kota Solo Respati Ardi secara resmi mengizinkan pihak sekolah maupun orang tua murid untuk langsung mengembalikan menu makanan jika ditemukan kondisi yang tidak memenuhi standar kualitas.

Ditemui di Balai Kota Solo, Respati menegaskan bahwa menu yang bermasalah bisa langsung dikembalikan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab pada saat distribusi berlangsung.

Baca Juga: DPRD Solo Usul Perda Makan Bergizi Gratis, Wajibkan SPPG Unggah Menu dan Harga Setiap Hari

"Kalau tidak layak, silakan langsung dikembalikan ke SPPG yang berwenang. Kami tidak ingin ada kompromi soal kualitas makanan untuk anak-anak," ujar Respati, Senin (2/3/2026).

Respati membenarkan bahwa sepanjang bulan puasa ini, laporan negatif mengenai MBG terus mengalir, mulai dari keterlambatan pengiriman hingga komposisi gizi yang dipandang asal-asalan. Aduan ini tidak hanya datang dari orang tua, tetapi juga dikonfirmasi oleh para Lurah dan Camat di wilayah Solo.

Baca Juga: Tunjangan Guru Non ASN 2026 Berapa dan Apa Saja? Ini Rincian Lengkap dan Pencairannya

Sebagai langkah tindak lanjut, Pemkot Solo telah menyurati Badan Gizi Nasional (BGN) agar lebih responsif dalam melakukan pengawasan dan memberikan sanksi bagi mitra penyedia yang lalai.

"Kami terus menyurati BGN. Saya meminta agar Satgas MBG Pemkot Solo dilibatkan secara aktif dalam pengawasan. Kami mohon BGN tegas memberikan sanksi kepada SPPG yang tidak memberikan menu yang baik. Target kita adalah Solo Zero Accident MBG," tegas Wali Kota.

Baca Juga: Atap Bocor dan Listrik Semrawut, Pemkot Solo Desak Pusat Segera Revitalisasi Pasar Harjodaksino Gemblegan

Menyikapi polemik kualitas makanan yang terjadi di berbagai daerah, BGN kini mengeluarkan instruksi baru yang mewajibkan seluruh SPPG untuk menampilkan informasi harga dan kandungan gizi pada setiap kemasan menu MBG.

Kebijakan ini diambil sebagai mekanisme kontrol sosial agar mitra penyedia tidak menurunkan kualitas bahan pangan demi mengejar keuntungan.

Baca Juga: Aksi Curi Kotak Amal Rumah Sakit di Solo Terekam CCTV, Pelaku Terancam Lebaran di Penjara

"Perintah kami jelas, seluruh SPPG wajib menerapkan label kandungan gizi dan harga pada setiap makanan yang diberikan. Ini adalah bagian dari keterbukaan informasi kepada masyarakat," ujar Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, dalam keterangan resminya di Jakarta.

Dengan adanya kebijakan pengembalian menu dan transparansi label gizi ini, diharapkan kualitas program unggulan pemerintah ini dapat kembali pulih dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesehatan siswa di Kota Solo. (ves)

Editor : Kabun Triyatno
#Tidak Layak #Makan Bergizi Gratis (MBG) #sanksi #zero accident #pengawasan #menu makanan