Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sambut Cap Go Meh, Barongsai Keliling Kawasan Coyudan Gelar Kirab Tolak Bala

Muhammad Ihsan • Selasa, 3 Maret 2026 | 18:40 WIB

PUSAT PERHATIAN: Salah satu barongsai menerima ampau dari petugas parkir saat melintasi jalan di kawasan Coyudan.
PUSAT PERHATIAN: Salah satu barongsai menerima ampau dari petugas parkir saat melintasi jalan di kawasan Coyudan.

RADARSOLO.COM – Perayaan Cap Go Meh berlangsung meriah di Kota Solo, kemarin. Sejumlah perkumpulan barongsai dari berbagai daerah turut memeriahkan tradisi tahunan tersebut, termasuk Perkumpulan Liong dan Barongsai Tripusaka Surakarta.

Sejak lama, kelompok ini menjaga tradisi mengambil rute dari kawasan Coyudan menuju arah utara dan wilayah sekitarnya. Prosesi ini bagi sebagian masyarakat disebut sebagai kirab tolak bala.

Rute yang dilalui bukan sekadar jalur pertunjukan. Ada keyakinan kuat bahwa jalan yang dilewati rombongan liong dan barongsai akan dijauhkan dari aura negatif.

Prosesi ini diyakini memberi perlindungan sekaligus membawa energi positif bagi warga yang menyaksikan maupun mengikuti ritual tersebut.

Pembina Utama Perkumpulan Liong dan Barongsai Tripusaka Surakarta Adjie Chandra menjelaskan, bahwa kirab ini bukan hanya pertunjukan budaya, tetapi simbol kebersamaan yang terus dipertahankan lintas generasi.

Tahun ini, sekitar 80 pemain dilibatkan, mulai dari pembawa liong, barongsai, hingga penabuh musik. Yang menarik, sebagian besar pemain justru berasal dari masyarakat Jawa. Menurut Adjie, hal itu menunjukkan kuatnya harmonisasi budaya di Kota Solo.

“Inilah tujuan dirayakan acara ini sebagai simbol kebersamaan,” ujar Adjie Chandra.

Di lain sisi, Perpaduan budaya Tionghoa dan Jawa yang tampak di perayaan Cap Go Meh tahun ini menjadi bukti kerukunan yang hidup di tengah masyarakat. Bukan sekadar tontonan, prosesi ini menjadi pengingat bahwa tradisi dapat menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai latar belakang menjadi satu kesatuan. (san/nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#imlek 2018 #capgomeh