RADARSOLO.COM – Sinergi antara dunia akademik dan kepolisian memasuki babak baru. Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo bersama Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus meresmikan Pusat Studi Kepolisian di Gedung LPPM UNS, Kamis (5/3).
Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat kontribusi akademisi dalam memberikan kajian ilmiah terhadap penegakan hukum yang kian kompleks. Rektor UNS Hartono mengapresiasi kolaborasi ini sebagai jembatan antara teori akademis dan praktik di lapangan.
Baca Juga: Catat Lokasinya! Layanan Tukar Uang Baru di Solo Raya Dibuka di 60 Titik Hingga 13 Maret
“Dunia akademik harus hadir memberikan kontribusi melalui kajian ilmiah dan riset di tengah situasi penegakan hukum yang semakin dinamis. Pusat Studi Kepolisian ini akan menjadi wadah strategis bagi pengembangan keilmuan kepolisian di Indonesia,” ujar Hartono saat memberikan sambutan.
Karo SDM Polda Jateng Kombes Pol Noviana Tursanurohmad menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata dalam meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) kepolisian. Menurutnya, institusi Polri memerlukan pendekatan akademik untuk mendukung transformasi menuju Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).
Baca Juga: Slamet Riyadi Steril Jasa Tukar Uang, Satpol PP Solo Geser Lapak ke Benteng Vastenburg
“Polda Jateng memandang perlu membangun kemitraan berbasis riset dan akademik dengan perguruan tinggi. Hal ini penting untuk mendukung transformasi Polri dalam menghadapi tantangan penegakan hukum di era modern,” jelas Kombes Pol Noviana.
Melalui Pusat Studi Kepolisian di UNS ini, berbagai isu strategis akan dikaji secara komprehensif, mulai dari pemanfaatan teknologi kepolisian, penanganan kejahatan siber, pemberantasan korupsi, hingga penanggulangan terorisme.
Baca Juga: THR Sudah Cair? Ini 5 Rekomendasi HP Murah Spek Dewa Rp2 Jutaan dengan Kamera Gahar
Selain fungsi riset, pusat studi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas personel Polri melalui program pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan. Kolaborasi ini juga menargetkan penguatan kesadaran hukum di tengah masyarakat.
“Pendidikan berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan profesionalisme. Kami berharap pusat studi ini melahirkan gagasan-gagasan baru yang bermanfaat, baik bagi institusi polisi dalam menjalankan tugasnya maupun bagi masyarakat luas,” tegas Noviana.
Peresmian ini menandai komitmen UNS Solo dan Polda Jateng dalam menciptakan inovasi di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang didukung oleh data dan analisis ilmiah yang kuat. (atn)
Editor : Kabun Triyatno