Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Busri Solo Bersalin Rupa, Wali Kota Bakal Integrasikan Pasar Buku Legendaris dengan Warung Kekinian

Silvester Kurniawan • Rabu, 18 Maret 2026 | 16:38 WIB

Wali Kota Solo Respati Ardi sidak warung kalcer di kawasan Sriwedari, Selasa malam (18/3). (M Ihsan/Radar Solo)
Wali Kota Solo Respati Ardi sidak warung kalcer di kawasan Sriwedari, Selasa malam (18/3). (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Kawasan Belakang Sriwedari (Busri) yang selama puluhan tahun identik dengan deretan kios buku bekas, kini mulai bersalin rupa menjadi pusat tongkrongan baru bagi anak muda. Fenomena munculnya warung kalcer (kultur/kekinian) di sepanjang Jalan Kebangkitan Nasional, Laweyan, menarik perhatian Wali Kota Solo Respati Ardi, yang melakukan tinjauan langsung pada Selasa (17/3) malam.

Sejak akhir tahun 2025, kawasan yang biasanya gelap dan sepi saat malam hari ini mulai hidup berkat inisiatif para pengusaha muda. Mereka memanfaatkan teras kios buku untuk menjajakan aneka kuliner, mulai dari kopi estetik, jus segar, hingga warteg kekinian dengan sentuhan modern.

Baca Juga: Hindari Macet Jam Buka Puasa, Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup Rest Area Tol Boyolali

"Sudah berapa lama jualan di sini? Laris?" tanya Respati saat menyapa para perintis usaha di kawasan Busri tersebut.

Melihat geliat ekonomi baru yang dimotori kawula muda ini, Pemkot Surakarta berencana melakukan pendataan dan penataan infrastruktur agar kawasan tersebut lebih representatif tanpa mematikan identitas aslinya sebagai pusat buku.

Baca Juga: Kecelakaan Karambol di Baturetno Wonogiri: 1 Meninggal Dunia, Lainnya Luka-luka

Respati menegaskan akan mengatur pembagian area antara pedagang buku dan kuliner. "Harus dilestarikan. Nanti tetap kita atur mana bagian buku, mana bagian kulinernya. Intinya tidak saling mematikan, bukune payu, kulinere yo payu (bukunya laku, kulinernya juga laku)," ujarnya.

Merespons keluhan pedagang, Pemkot berencana memperhatikan ketersediaan fasilitas penunjang seperti toilet umum dan wastafel agar kenyamanan pengunjung dan kebersihan lingkungan tetap terjaga.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Wisata di Gunungkidul untuk Liburan Keluarga, Dari Pantai Eksotis hingga Goa Alam yang Menakjubkan

Munculnya warung kalcer ini menjadi bukti keberanian pemuda Solo dalam merintis bisnis. Brilian (21), pengelola Canola Space, mengaku telah merintis usahanya sejak November 2025. Meski sempat sepi di awal, kini usahanya mulai menunjukkan tren positif.

Senada dengan Brilian, Emilia Diah Ayu Cendani (28), pemilik WM Sajians, berharap dukungan pemerintah dapat membuat kawasan ini semakin eksis. "Ini usaha pertama yang saya rintis. Semoga ke depannya tambah ramai dengan adanya perhatian dari Mas Wali," ungkap pemilik warung yang berlokasi tepat di depan kantor media Radar Solo tersebut.

Geliat "Busri Malam" ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif baru yang mampu memperkuat daya tarik wisata kuliner malam di Kota Bengawan. (ves)

Editor : Kabun Triyatno
#Wali Kota Solo Respati Ardi #Sriwedari #kios #usaha #buku