RADARSOLO.COM - Program Balik Gratis yang diinisiasi oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali memberangkatkan ratusan pemudik dari Terminal Tipe A Tirtonadi, Solo, Rabu (25/3/2026) pagi.
Sekitar 500 peserta dilepas menggunakan belasan armada bus dengan tujuan akhir wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Wali Kota Solo Respati Ahmad Ardianto yang hadir langsung memimpin prosesi pelepasan menegaskan, program ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah untuk melayani masyarakat.
"Ini adalah bentuk kolaborasi lintas sektoral dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kota. Hari ini, ada sekitar 12 hingga 14 bus yang kita berangkatkan dari Solo," terang Respati.
Wali kota secara khusus menyoroti pentingnya aspek keselamatan selama perjalanan menuju perantauan.
Ia mewanti-wanti seluruh operator angkutan untuk tidak lengah.
"Saya mengimbau agar kondisi teknis kendaraan serta kesehatan driver dan kru bus selalu dipastikan dalam kondisi prima. Keselamatan penumpang adalah prioritas utama," tegasnya.
Di sisi lain, Respati turut menyampaikan apresiasinya kepada para pemudik yang telah menghidupkan roda ekonomi Kota Solo selama momentum Lebaran.
Ia berharap keramahan dan kenyamanan kota ini membekas di hati para perantau.
"Harapan kami, perputaran ekonomi daerah semakin meningkat, dan saudara-saudara yang hari ini kembali ke perantauan kelak akan datang lagi ke Solo sebagai wisatawan," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Terminal Tirtonadi Joko Umboro merinci bahwa rata-rata setiap bus pada kloter keberangkatan pagi ini mengangkut 30 hingga 40 penumpang.
Ia menekankan bahwa misi utama dari Balik Gratis Kemenhub ini adalah zero accident (nol kecelakaan).
Baca Juga: CPNS 2026 Dibuka Kapan? Prediksi Jadwal, Formasi, Syarat, Dokumen Rekrutmen Terbaru
"Tujuan utamanya adalah menekan risiko kecelakaan di jalan raya dengan mengalihkan pemudik yang awalnya menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh, agar beralih ke angkutan umum massal yang terbukti lebih aman dan nyaman," papar Joko.
Menariknya, Joko juga membeberkan adanya pergeseran tren penumpang pada musim Lebaran kali ini.
Berdasarkan evaluasi sementara, terjadi penurunan volume arus mudik di Terminal Tirtonadi sekitar 2 hingga 3 persen dibandingkan tahun lalu.
Kebijakan pemerintah terkait kelonggaran jadwal cuti dan penerapan sistem kerja dari rumah (Work From Home/WFH) diyakini membuat distribusi pergerakan arus lalu lintas menjadi lebih merata.
Sebagai informasi, program Balik Gratis Kemenhub ini dirancang dalam beberapa gelombang.
Gelombang pertama difokuskan pada 25–26 Maret 2026, dan akan terus dilanjutkan hingga akhir bulan untuk memecah kepadatan puncak arus balik yang diprediksi terjadi menjelang awal April. (atn)
Editor : Tri wahyu Cahyono