Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Resmi! 18 Pemain Dikunci, Maestro Solo FC Siap “Gaspol” di PFL 2

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05 WIB
Pemain futsal Maestro Solo FC saat jalani latihan. (TIM MEDIA MAESTRO SOLO FC)
Pemain futsal Maestro Solo FC saat jalani latihan. (TIM MEDIA MAESTRO SOLO FC)

RADARSOLO.COM – Maestro Solo FC mulai mematangkan persiapan menjelang bergulirnya kompetisi PFL 2 musim 2025/2026. Berstatus sebagai tim baru dengan mayoritas pemain anyar, manajemen tidak memasang target instan. Fokus utama diarahkan pada proses pembentukan tim secara bertahap.

Pelatih Maestro Solo FC, Fandy Frima Butarbutar, mengungkapkan bahwa timnya telah kembali berkumpul sejak 25 Maret. Momentum tersebut menjadi titik awal untuk menyatukan seluruh elemen tim. Sehari berselang, latihan perdana langsung digelar sebagai fondasi awal.

“Alhamdulillah, kami sudah mulai persiapan sejak tanggal 25 dan latihan perdana pada 26 Maret,” ujar Fandy, Sabtu (28/3/2026).

Baca Juga: Inovasi Desa Banyuanyar Boyolali Bertransformasi Jadi Green Smart Village Lewat Dukungan Desa BRILian

Dalam proses pembentukan skuad, manajemen bergerak cepat. Setelah melalui tahap seleksi di berbagai daerah, komposisi tim akhirnya dikunci. Sebanyak 18 pemain resmi dikontrak untuk menghadapi kompetisi.

Komposisi tersebut menjadi dasar bagi tim pelatih dalam menyusun program latihan. Dengan skuad yang sudah final, fokus kini beralih pada penyatuan visi bermain agar setiap pemain memiliki pemahaman yang sama di lanan.

“Kami sudah mendapatkan 18 pemain yang dikontrak. Persiapan terus berjalan, termasuk agenda uji coba pada awal April di Surabaya,” jelasnya.

Baca Juga: MenPAN RB Rilis Surat Kebutuhan ASN Tahun Ini, Cek Perkiraan Jadwal Pendaftaran CPNS 2026 dan Jumlah Formasinya

Sebagai tim dengan mayoritas wajah baru, tantangan terbesar terletak pada proses adaptasi. Baik aspek teknis maupun nonteknis harus dibangun dari nol. Karena itu, program latihan dirancang secara menyeluruh.

Fandy menegaskan, seluruh aspek menjadi perhatian utama dalam masa persiapan. Mulai dari peningkatan kondisi fisik, pematangan taktik, hingga pembentukan chemistry antarpemain.

“Semuanya kami siapkan. Dengan komposisi pemain baru, kami terus mendorong peningkatan, terutama dalam pengambilan keputusan taktik di lapangan,” tambahnya.

Menurutnya, pengambilan keputusan tidak hanya soal kemampuan individu, tetapi juga pemahaman kolektif dalam membaca situasi permainan. Hal ini menjadi kunci dalam membangun performa tim.

Selain itu, tim pelatih mulai merancang skema permainan yang sesuai dengan karakter pemain. Pendekatan ini diharapkan mampu memaksimalkan potensi masing-masing individu sehingga permainan tim menjadi lebih efektif.

Meski waktu persiapan relatif singkat, Maestro Solo FC berupaya memaksimalkan setiap sesi latihan. Proses ini diharapkan dapat mempercepat terbentuknya identitas permainan tim.

Dengan kombinasi latihan intensif dan agenda uji coba, Maestro Solo FC menatap kompetisi PFL 2 dengan optimisme. Bukan hasil instan yang dikejar, melainkan progres dan konsistensi sebagai fondasi utama menghadapi musim perdana. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
#maestro solo fc #futsal #pfl