RADARSOLO.COM – Ada yang beda dalam perayaan Earth Hour 2026 di salah satu hotel berbintang di Purwosari, Laweyan, Solo, Sabtu malam (28/3).
Aksi mematikan lampu selama satu jam atau 60 menit tersebut dibarengi dengan yoga yang dilakukan sejumlah perempuan.
Dari aksi ini, terselip ajakan untuk menghemat energi.
Pantauan Jawa Pos Radar Solo di lokasi, yoga dilakukan di tengah kegelapan malam pukul 20.30.
Peserta hanya ditemani deretan lilin yang menyala membentuk simbo 60 menit. Sesuai dengan aksi Earth Hour, di mana lampu dimatikan selama satu jam.
Coach yoga Putri berharap aksi kecil yang mereka lalukan bisa menjadi contoh berkelanjutan. Mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut melestarikan lingkungan.
Baca Juga: Misi Tarot Indonesia Ubah Wajah “Ramalan” Jadi Konsultasi, Paling Banyak Klien Urusan Asmara
“Kita bisa mengambil langkah kecil yang positif. Jika semua orang melakukannya, pasti akan berguna. Kita harus mulai dari diri sendiri, demi membuat perubahan positif bagi lingkungan,” ujar Putri.
Putri menambahkan, banyak keuntungan ketika yoga di kegelapan. Karena memudahkan peserta dalam melatih konsentrasi.
“Para peserta yoga benar-benar terhubung dengan tubuh mereka. Tidak terganggu oleh lingkungan sekitar,” imbuhnya.
Pengalaman unik dan menarik disampaikan salah seorang peserta Nabela.
“Saya baru setahun yoga dan biasanya di tempat terang. Baru kali ini yoga di kegelapan. Jujur seru banget. Saya merasa lebih fokus dan lebih terhubung dengan tubuh,” bebernya. (rif/fer)
Editor : fery ardi susanto