RADARSOLO.COM — Kehadiran Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Solo kembali menyita perhatian. Di tengah dinamika politik nasional, kunjungan tersebut dipastikan tanpa agenda politik.
SBY dijadwalkan berada di Solo dalam beberapa hari ke depan. Selain berlibur, ia juga akan memberikan dukungan langsung kepada klub bola voli Jakarta LavAni yang berlaga di babak final four Proliga 2026.
Ketua DPC Partai Demokrat Solo, Supriyanto, menegaskan kunjungan SBY sepenuhnya bersifat santai.
“Kami hanya menjemput dan makan malam. Tidak ada agenda politik sama sekali. Beliau hanya ingin melihat pertandingan voli,” ujarnya.
Menurutnya, SBY memilih menikmati waktu di Solo dengan kegiatan ringan. Selain menonton LavAni, mantan presiden itu juga berencana melukis—aktivitas yang belakangan kerap ia lakukan.
“Beliau santai saja. Fokus ke LavAni, lalu ada rencana melukis. Tapi karena ada agenda mendadak, tanggal 13 harus ke Jakarta lagi,” jelasnya.
Di sela kunjungan, SBY juga menyempatkan diri mengunjungi kawasan Kampung Batik Laweyan. Aktivitas tersebut disebut sudah menjadi rutinitas setiap kali ia datang ke Solo.
“Kalau belanja batik itu memang langganan beliau. Hampir setiap ke Solo pasti ke Laweyan,” tambah Supriyanto.
Untuk agenda harian, tidak ada kegiatan resmi yang dijadwalkan. SBY hanya mengikuti aktivitas santai, termasuk makan malam internal dan diskusi ringan bersama sejumlah kolega, di antaranya Andi Mallarangeng.
Supriyanto kembali menegaskan, isu-isu politik nasional yang tengah hangat tidak menjadi pembahasan dalam kunjungan tersebut.
“Tidak ada pembicaraan politik. Beliau hanya ingin nonton voli,” tegasnya.
Sehari sebelumnya, rombongan SBY juga hanya melakukan agenda sederhana, mulai dari penjemputan, makan malam, hingga kunjungan singkat ke sentra batik sebelum kembali beristirahat.
Di tengah sorotan publik, kunjungan ini menjadi potret berbeda: seorang tokoh nasional yang memilih jeda sejenak—menikmati kota, seni, dan olahraga, tanpa membawa panggung politik ke ruang privatnya. (atn)
Editor : Kabun Triyatno