Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Diguyur Hujan Lebat, SBY Abadikan Bengawan Solo Lewat Finger Painting

Silvester Kurniawan • Kamis, 9 April 2026 | 18:16 WIB
Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. (Silvester Kurniawan/Radar Solo)
Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. (Silvester Kurniawan/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM — Di tengah rintik yang berubah menjadi hujan lebat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)  justru larut dalam keheningan kanvas. Dari tepi Sungai Bengawan Solo, ia mengabadikan lanskap kota dengan cara yang tak biasa—melukis dengan jari.

Momen itu berlangsung di Dermaga Demangan Baru, Kamis (9/4). SBY tiba sekitar pukul 14.00 WIB, memanfaatkan waktu senggang sebelum menyaksikan laga tim voli LavAni dalam ajang Proliga 2026 di GOR Sritex Solo.

“Selamat sore Pak Wali, saya minta izin melukis di sini,” sapa SBY kepada Respati Ardi yang menyambutnya.

Baca Juga: Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik di Magelang, Target Tekan Subsidi BBM Triliunan

Di tepi dermaga, kanvas dibentangkan. Cat warna-warni mulai disentuh, bukan dengan kuas—melainkan langsung dengan jemari. Teknik ini dikenal sebagai finger painting, gaya yang identik dengan Affandi, maestro seni lukis Indonesia.

“Beliau belum pernah melukis Bengawan Solo. Ini kesempatan yang bagus, apalagi dengan gaya finger painting,” ujar Andi Malarangeng yang turut mendampingi.

Baca Juga: 71 Mobil Operasional KDMP Tiba di Boyolali, Tahap Awal Dibagikan Ke Koperasi Yang Sudah Operasional.

Bagi SBY, ini bukan sekadar melukis. Ia tengah membangun jejak visual—mengabadikan bentang alam Indonesia melalui sentuhan tangan, bukan alat.

Namun alam punya rencana lain. Hujan yang kian deras memaksa proses kreatif itu dihentikan sebelum benar-benar rampung.

“Boleh dikatakan hampir selesai. Nanti akan dilanjutkan di hotel,” ungkapnya.

Di balik hujan dan kanvas yang setengah jadi, tersimpan satu potret lain: seorang mantan presiden yang memilih menyapa kota lewat seni—mengganti panggung politik dengan warna, dan pidato dengan goresan jari. (ves)

Editor : Kabun Triyatno
#bengawan solo #kanvas #Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) #Melukis