Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Solo Siaga Satu! Kali Jenes Meluap, Ratusan KK di Belasan Kelurahan Terendam Banjir dan Mulai Mengungsi

Antonius Christian • Rabu, 15 April 2026 | 13:15 WIB
Sebuah  mobil menerjang banjir di perbatasan Solo-Sukoharjo, Rabu (15/4). (Arief Budiman/Radar Solo)
Sebuah mobil menerjang banjir di perbatasan Solo-Sukoharjo, Rabu (15/4). (Arief Budiman/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM — Kota Solo kembali dalam status siaga penuh setelah luapan Sungai Kali Jenes merendam sedikitnya belasan kelurahan sejak Selasa (14/4) malam. Hujan deras dengan durasi lama yang mengguyur kawasan Solo Raya menyebabkan debit air sungai melambung dan masuk ke pemukiman warga hingga Rabu (15/4) pagi.

Berdasarkan laporan kaji cepat BPBD Kota Solo, wilayah terdampak tersebar luas mulai dari Kelurahan Pajang, Tipes, Joyosuran, Sangkrah, Bumi, Panularan, hingga Kedung Lumbu. Ratusan Kepala Keluarga (KK) kini berjuang menyelamatkan harta benda di tengah kepungan air.

Baca Juga: Sudah Surut, Tiba-tiba Banjir Datang Lagi! Warga Joyotakan Kaget Pagi Hari

Di Kelurahan Pajang, titik terparah berada di RT 01 RW 14 dengan 50 rumah terdampak yang dihuni 62 KK. Sementara di Kelurahan Kedung Lumbu dan Panularan, tercatat ratusan jiwa terdampak dengan ketinggian air yang bervariasi.

Banjir yang tak kunjung surut memaksa sebagian warga untuk meninggalkan rumah. Data BPBD mencatat titik pengungsian mulai tersebar di beberapa lokasi strategis, antara lain:

Baca Juga: Bengawan Solo Meluap, Rumah 15 KK di Jaten Karanganyar Terendam

Baca Juga: Parah! Inilah Sekolah-Sekolah di Sukoharjo yang Terdampak Banjir

Kota Solo Respati Achmad Ardianto menegaskan bahwa pihaknya terus memantau pergerakan debit air, terutama kiriman dari wilayah hulu seperti Wonogiri dan Sukoharjo yang melintasi Solo.

“Kami siaga penuh. Sepanjang aliran sungai kita pantau, termasuk kiriman air dari selatan (Wonogiri dan Sukoharjo). Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor jika membutuhkan bantuan evakuasi segera,” tegas Respati saat ditemui di Makorem 074/Warastratama, Rabu pagi.

Baca Juga: Kesaksian Warga Solo: Air Tiba-tiba Membesar, Banjir Susulan Buat Rumah Langsung Tergenang

Pemkot Solo telah menerjunkan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD ke titik-titik rawan, terutama di wilayah perbatasan yang menjadi pintu masuk aliran air. Fasilitas umum dan gedung pemerintahan kini juga telah difungsikan sebagai posko evakuasi sementara.

Logistik dan Makanan Mulai Didistribusikan Terkait kebutuhan mendesak warga, Respati memastikan distribusi logistik sudah berjalan sejak fajar. Bantuan paket makanan hingga perlengkapan tidur telah dikirimkan ke posko-posko pengungsian.

“Pagi tadi hampir 1.000 paket makanan dari PMI dan relawan telah terdistribusi. BPBD juga menyalurkan 70 matras, 70 selimut, paket sembako, hingga hygiene kit untuk warga di pengungsian,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi air di beberapa titik dilaporkan masih fluktuatif. Pemerintah Kota Solo meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat intensitas hujan di wilayah Soloraya diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. (atn)

Editor : Kabun Triyatno
#kali jenes #tim reaksi cepat #banjir #logistik #hujan deras