Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Tunggakan Sewa Manahan Tembus Hampir Rp 2 Miliar, Manajemen Persis Solo: Ini Skema Bisnis, Pasti Kami Lunasi!

Silvester Kurniawan • Kamis, 16 April 2026 | 16:20 WIB
Pertandingan Persis vs Semen Padang di Stadion Manahan, Sabtu (11/4/2026). (M Ihsan/Radar Solo)
Pertandingan Persis vs Semen Padang di Stadion Manahan, Sabtu (11/4/2026). (M Ihsan/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Manajemen Persis Solo angkat bicara terkait kabar tunggakan biaya sewa Stadion Manahan yang nilainya menembus angka lebih dari Rp 1 miliar. Direktur PT Persis Solo Saestu (PSS), Ginda Ferachtriawan, menegaskan bahwa pihaknya siap menyelesaikan tanggung jawab tersebut sebagai bagian dari komitmen klub profesional.

Dikonfirmasi pada Selasa (14/4), Ginda tidak menampik adanya kewajiban finansial yang belum rampung kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Namun, ia meminta publik agar melihat hal ini dalam kacamata skema kerja sama bisnis yang wajar, bukan sekadar tunggakan utang.

Baca Juga: Utang Sewa Stadion Manahan Rp 2 Miliar, Persis Solo Janji Lunasi,  Baru Bayar Rp 40 Juta

"Adanya kewajiban yang belum terbayarkan kepada Pemkot Solo adalah bagian dari skema bisnis. Kami sudah berkoordinasi dan berkomitmen penuh untuk menyelesaikan kewajiban yang dimiliki Persis," papar Ginda.

Ginda menjelaskan bahwa saat ini prioritas utama manajemen dan seluruh elemen tim adalah menjaga fokus pemain dalam menghadapi sisa kompetisi. Menurutnya, sebagai tim kebanggaan warga Kota Bengawan, Persis Solo memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan prestasi terbaik di lapangan.

Baca Juga: Persis Nunggak Sewa Stadion hingga Rp2 Miliar, DPRD Kaget: Baru Ketahuan di Rapat

"Karena tim ini berlaga di Solo dan menjadi bagian dari kota ini, fokus utama kami sekarang adalah prestasi di sisa kompetisi. Namun, terkait kewajiban administratif, pasti akan kami selesaikan. Kami tidak mungkin mangkir," tegasnya.

Ia juga mengajak pemerintah kota untuk menyamakan persepsi. Ginda menekankan bahwa aktivitas sepak bola di Stadion Manahan bukan sekadar penyewaan lahan, melainkan motor penggerak sport tourism yang mendatangkan tim tamu hingga tim nasional, yang pada akhirnya memutar roda ekonomi kota.

Baca Juga: Jordy Tutuarima: Saya Tidak Digaji Berbulan-Bulan, Manajemen Persis Solo Beri Klarifikasi

"Kami siap berkoordinasi untuk menyamakan persepsi. Intinya, apa pun kewajiban kami, tetap akan kami tuntaskan," imbuh Ginda.

Kabar mengenai besaran sewa stadion ini sebelumnya mencuat dalam rapat koordinasi antara Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Solo dengan Komisi II DPRD Kota Solo. Menanggapi hal tersebut, Dispora mengonfirmasi bahwa jalinan komunikasi dengan manajemen Laskar Sambernyawa tetap berjalan baik.

Kepala Dispora Kota Solo Rini Kusumandari menyatakan bahwa pihak klub telah memberikan kepastian terkait jadwal pelunasan. "Sudah kami bicarakan dengan manajemen. Mereka berkomitmen untuk menyelesaikan kewajiban tersebut di setiap akhir musim," terang Rini. (ves)

Editor : Kabun Triyatno
#tunggakan sewa #skema bisnis #persis solo #stadion manahan