RADARSOLO.COM – Satlantas Polresta Solo terus mendalami kasus kecelakaan lalu lintas tragis yang merenggut nyawa dua mahasiswi di simpang Tugu Wisnu, Manahan, pada Selasa (21/4) sore. Insiden maut tersebut melibatkan sepeda motor yang dikendarai korban dengan sebuah truk kontainer.
Kedua korban diidentifikasi bernama Lyra Nuraulia (20) dan Anisa (20), mahasiswi asal Sulawesi Selatan yang tengah menempuh studi di Solo. Jenazah keduanya telah dipulangkan ke kampung halaman di Kabupaten Gowa pada Rabu (22/4) pagi untuk dimakamkan, setelah sebelumnya sempat dievakuasi ke RSUD Dr. Moewardi.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Solo Iptu Vebby Laveri, melalui Kasubnit I Gakkum Iptu Setyo Wargono, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih dalam tahap penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan di area bundaran tersebut.
“Kasus kecelakaan di bundaran patung Wisnu Jalan Ahmad Yani yang terjadi Selasa sekitar pukul 16.30 WIB masih dalam proses lidik. Kami terus mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti di lapangan,” jelas Iptu Setyo, Rabu (22/4).
Pihak kepolisian memastikan kedua korban merupakan pendatang yang sedang menuntut ilmu di Kota Bengawan. Setelah proses identifikasi dan penanganan medis selesai, jenazah diterbangkan ke daerah asal sekitar pukul 09.30 WIB dengan fasilitas koordinasi bersama pihak keluarga.
“Korban adalah warga luar daerah yang sedang kuliah di Solo. Kami berupaya membantu proses pemulangan agar segera bisa diserahkan ke pihak keluarga,” imbuhnya.
Sebagai bagian dari prosedur penyidikan, polisi telah menyita truk kontainer yang terlibat dalam kecelakaan sebagai barang bukti. Selain kendaraan, dua orang sopir beserta kernet juga turut diamankan di Mapolresta Solo.
“Truk berikut dua sopir dan kernet saat ini sudah kami amankan. Semuanya masih menjalani pemeriksaan intensif untuk kepentingan pendalaman kasus,” tegas Setyo.
Hingga saat ini, polisi belum memberikan simpulan resmi terkait faktor penyebab kecelakaan, apakah dipicu oleh unsur kelalaian (human error) atau kondisi teknis di lokasi kejadian.
Merespons kejadian ini, Satlantas Polresta Solo kembali mengimbau para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi persimpangan padat dan titik-titik rawan kecelakaan.
“Kami minta pengguna jalan, khususnya para pendatang, untuk selalu berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas. Karakteristik lalu lintas di tiap daerah berbeda, sehingga diperlukan kewaspadaan ekstra agar insiden serupa tidak terulang,” pungkasnya. (atn)
Editor : Kabun Triyatno