RADARSOLO.COM – Masyarakat Kota Solo dan sekitarnya diimbau untuk ekstra waspada menjelang dimulainya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP tahun 2026.
Baru-baru ini, jagat maya dihebohkan dengan kemunculan sebuah situs web yang mencatut nama SMPN 1 Surakarta (SMPN 1 Solo) dan memampang biaya pendaftaran dengan angka fantastis hingga belasan juta rupiah.
Kabar ini mencuat setelah salah satu pengguna media sosial membagikan tangkapan layar rincian biaya pendaftaran tersebut di grup komunitas Facebook "Info Cegatan Solo" (ICS) pada Kamis (30/4/2026).
Unggahan tersebut memicu kekhawatiran orang tua calon siswa karena nilai yang dipatok dinilai tidak masuk akal.
Padahal sesuai aturan dari pemerintah, seluruh proses pendaftaran atau SPMB hingga proses belajar mengajar di sekolah negeri tidak dipungut biaya.
Rincian Biaya Fantastis di Situs Bodong
Dalam unggahan yang dibagikan oleh akun bernama And****, terlihat tabel rincian biaya pendaftaran murid baru SMPN 1 Surakarta tahun ajaran 2026-2027 yang totalnya mencapai lebih dari Rp16,5 juta, tepatnya Rp16.502.500.
Salah satunya yang cukup mengejutkan adalah adanya biaya uang pangkal sebesar Rp12.000.000
Unggahan tersebut juga menyertakan alamat tautan situs yang mencurigakan, yakni https://spmb.smpn1surakarta.id/.
Akun tersebut pun melontarkan pertanyaan untuk memverifikasi kebenaran data tersebut kepada anggota grup lainnya.
"Cuma mau nanya apa sekarang mau masuk SMP Negeri ada biaya sebesar ini? ini saya screenshot dari halaman SMPN 1 Surakarta. Apa bener web penipuan atau tidak?" tulis akun tersebut di grup FB ICS.
Ciri-Ciri Website Palsu dan Modus Penipuan
Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, dapat dipastikan bahwa situs tersebut adalah palsu dan bukan kanal informasi resmi milik SMPN 1 Surakarta.
Terdapat beberapa indikator kuat yang menunjukkan bahwa situs tersebut merupakan modus penipuan atau phishing:
1. Alamat Domain yang Salah
Website resmi SMPN 1 Solo beralamat di smpn1ska.sch.id.
Sesuai aturan, lembaga pendidikan resmi di Indonesia wajib menggunakan domain .sch.id.
Alamat web .sch.id ini merupakan identitas digital eksklusif yang hanya diperuntukkan bagi institusi pendidikan di tanah air, mulai dari level SD hingga sekolah menengah atas.
Akronim "sch" sendiri merujuk pada istilah bahasa Inggris school, yang dipadukan dengan identitas negara Indonesia melalui akhiran ".id".
2. Biaya Tak Masuk Akal
Situs palsu tersebut mencantumkan biaya asrama sebesar Rp1.500.000. Padahal, secara faktual SMPN 1 Solo tidak memiliki fasilitas asrama.
3. Mengarahkan ke Kontak Pribadi
Saat tombol "Daftar Sekarang" diklik, pengunjung diarahkan langsung ke kontak WhatsApp pribadi, bukan ke sistem pendaftaran resmi pemerintah.
Baca Juga: Libur Panjang 1-3 Mei 2026, Kapan Gaji Pensiunan PNS Masuk Rekening? Ini Pengumuman Terbaru Taspen
Reaksi Netizen dan Kesaksian Orang Tua Siswa
Unggahan di grup Info Cegatan Solo tersebut langsung dibanjiri komentar netizen yang memperingatkan adanya potensi pencurian data pribadi.
"Hati-hati PENIPUAN!! Situs/Web resmi sekolah negeri domainnya pasti belakangnya sch.id," tulis akun Tho*****.
"Anak saya di smp 1 surakarta dua2 nya..tdk pernah ada pungutan apapun," kesaksian akun Blu***** untuk meyakinkan masyarakat.
"Sejak kapan SMP negri 1 solo ada biaya asrama? Itu sekolah apa ponpes??" tanya akun Nda***** heran.
Beberapa netizen yang memahami teknis juga memperingatkan bahwa situs tersebut kemungkinan besar adalah web phishing.
"Itu Web phising / Web pencuri data pribadi," sahut akun Sho****.
Penjelasan Mengenai Sistem SPMB Resmi
Netizen lain bernama Dwi**** memberikan penjelasan edukatif mengenai alur pendaftaran sekolah negeri di Surakarta yang bersifat terpusat.
"Hoax, PPDB semua Sekolah Negeri di Surakarta menggunakan sistem aplikasi terpusat di Dinas, tidak berdiri sendiri masing2 Sekolah, dan selalu menggunakan alamat domain resmi pemerintah id. surakarta.go.id, ppdb.surakarta.go.id," jelasnya.
Masyarakat diminta untuk hanya merujuk pada informasi yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kota Surakarta melalui laman resmi pemerintah atau akun Instagram resmi sekolah di @smpn1ska.
Jangan pernah memberikan data pribadi atau mentransfer sejumlah uang ke rekening yang tidak jelas sumbernya demi keamanan data dan finansial Anda.
Editor : Syahaamah Fikria