RADARSOLO.COM – Penyelidikan kasus penemuan bayi laki-laki yang ditemukan meninggal dunia di aliran Kali Anyar, Sabrang Lor, Mojosongo, Jebres masih terus bergulir. Hingga kini, aparat kepolisian belum menemukan titik terang terkait siapa pelaku yang tega membuang bayi tersebut.
Kapolsek Jebres Kompol Murtiyoko menyampaikan, proses penyelidikan masih terus dilakukan dengan mengumpulkan berbagai keterangan dan petunjuk dari lapangan. Namun demikian, hingga saat ini identitas pelaku masih belum diketahui.
“Untuk pelaku masih dalam penyelidikan. Sampai saat ini belum ada titik terang, kami masih terus mendalami kasus ini,” ujar Kompol Murtiyoko.
Baca Juga: Pebasket Solo Tampil di Asia! Sayang, Timnas 3x3 Gagal Berbicara Lebih di Asian Beach Games
Dia menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), terdapat dugaan kuat bahwa bayi tersebut tidak dibuang di lokasi penemuan. Kondisi arus sungai saat kejadian yang cukup deras menjadi salah satu pertimbangan.
“Melihat kondisi arus sungai saat itu, kami menduga bayi tersebut kemungkinan dibuang di titik lain, kemudian terbawa arus hingga akhirnya tersangkut di lokasi ditemukan,” jelasnya.
Dugaan ini membuat polisi memperluas area penyelidikan dengan menelusuri aliran sungai serta menggali informasi dari warga yang tinggal di sepanjang bantaran Kali Anyar. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengungkap asal mula bayi tersebut sebelum akhirnya ditemukan warga.
“Anggota juga melakukan penelusuran di sepanjang aliran sungai dan berkoordinasi dengan warga sekitar untuk mencari informasi tambahan,” imbuhnya.
Baca Juga: Pengalaman Berharga, Peserta Rasakan Event Dunia di Mangkunegaran Run 2026
Di sisi lain, pihak kepolisian juga telah menangani pemakaman jasad bayi tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, jasad bayi laki-laki itu kemudian dikebumikan oleh pihak kepolisian. “Untuk jasad bayi sudah kami makamkan,” tambah Kapolsek.
Seperti diberitakan sebelumnya, bayi tersebut ditemukan pada Rabu (29/4) sekira pukul 15.00 oleh warga yang hendak memancing.
Saat ditemukan, kondisi bayi sudah meninggal dunia dan masih terdapat tali pusar, sehingga diperkirakan baru berumur sekitar satu hari.
Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Polisi mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor guna membantu proses penyelidikan. Dengan keterlibatan masyarakat, diharapkan kasus ini dapat segera terungkap dan pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku. (atn/nik)
Editor : Niko auglandy